Arsip Bulanan: Oktober 2016

Penggunaan keramik dalam kehidupan sehari-hari



Mungkin penggunaan keramik dalam kehidupan sehari-hari sudah lazim kita ketahui seperti kemik untuk lantai, atap atau untuk bahan bangunan yang dibutuhkan dalam jumlah yang sangat besar. Sebagai contoh harga keramik lantai per meter sudah menjadi hitungan sehari-hari untuk para kontraktor bangunan, pemilik rumah, toko dan depo bahan bangunan dsb. Setiap keramik biasanya sudah dikemas dalam kotak atau dus dan masing-masing dus tersebut sudah tertentu jumlahnya sesuai dengan ukuran masing-masing.

Penggunaan keramik sebenarnya sangat luas, dan ilmu serta teknologi keramik juga sangat maju dengan pesat. Sama seperti aplikasi lain seperti plastik, baja, dan bahan keramik banyak digunakan dalam bidang industri otomotif, untuk kedokteran gigi, bahan isolasi listrik, teknologi militer dan sudah sudah jauh penggunaannya diberbagai bidang aplikasi.

Desain lantai modern umumnya menggunakan bahan dari keramik. Walau bahan lain untuk lantai masih banyak seperti granit. Penggunaan keramik lebih umum karena bisa diproduksi dalam jumlah besar sedangkan granit masih terbatas dan terdapat di alam.


Penggunaan lain untuk lantai rumah minimalis modern yang saat ini sedang booming untuk rumah-rumah tipe menengah kebawah penggunaan keramik terutama untuk lantai sudah paling umum digunakan. Jika kita melihat pameran-pameran perumahan anda akan melihat penggunaan bahan keramik sudah hampir keseluruhan untuk lantai.
Sedangkan untuk model keramik lantai rumah modern untuk tipe menengah keatas juga menggunakan keramik hanya saja tipe dan kualitasnya lebih bagus.

Pembentukan keramik dengan suhu tinggi dan senyawa keramik seperti Alumina, sehingga penggunaannya juga semakin luas terutama untuk penggunaan kekuatan ketahanan terhadap bahan kimia, dan dapat digunakan untuk cerakan baja dan akan memberikan kinerja yang baik dengan menunjukkan kekuatan mekanik yang tinggi serta penggunaan untuk eksplorasi ruang angkasa.

Penggunaan sehari-hari yang paling sederhana kita lihat untuk hiasan, guci, cangkir dan dari jaman dahulu kala sudah ada kerajinan dan seni dari keramik.
Penggunaan lainnya yang paling banyak adalah dalam bidang otomotif, terutama busi dari kendaraan, baik yang roda dua maupun empat terbuat dari bahan keramik. Selain itu cakram rem dari kendaraan tersebut juga ada yang menggunakan keramik. Semua itu akan memberikan kinerja yang tinggi dan mengurangi bobot kendaraan juga.

Keuntungan utama dari keramik bahan bakunya masih banyak terdapat di alam seperti tanah liat sehingga keramik tetap paling tinggi penggunaannnya untuk berbagai bidang aplikasi sehingga pengembangan teknologi untuk keramik juga berkembang dengan pesat.

Bagaimanapun juga sifat-sifat keramik pada umumnya tahan terhadap temperatur tinggi, sangat keras, isolasi yang baik terhadap panas dan listrik, tahan terhadap keausan yang tinggi maka sifat-sifat keramik ini disesuaikan penggunaannya dengan kebutuhan dan keperluan sehari-hari sampai penggunaan untuk teknologi tinggi.

Penyebab keramik retak dan cara mengatasinya




Mengetahui penyebab keramik retak dan sebelum bagaimana cara mengatasinya sangat penting, apa menyebabkan keramik mudah retak? Mungkin karena kualitas yang tidak bagus, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan karena bahan yang tidak bagus.

JIka anda meletakkan keramik pada lantai beton maka keretakan dapat terjadi karena ketidaksempurnaan antara dua lempeng yang berbeda. Hal ini mengakibatkan ekspansi karena perbedaan tersebut sehingga begitu terjadi gelembung mengakibatkan keramik yang berada diatas akan pecah atau retak. Biasanya ini sangat mudah terjadi pada rumah yang terdiri lebih dari dua lantai dan biasanya terjadi keretakan pada ubin mulai pada lantai kedua.
Untuk mengatasinya maka biasanya dipasang semacam polimer yang dipasang pada sisi ruangan antara dinding dan lantai. Polimer akan bereaksi dengan menerima pengembangan dari lantai tersebut sehingga lantai tetap aman.



Belum lagi masalah lantai beton yang tidak rata, sehingga akan membuat keramik bisa terangkat keatas dan retak atau pecah. Untuk kasus seperti ini anda dapat mencongkel kembali pecahan keramik tersebut. Pastikan semua permukaan tersebut merata sebelum memasang keramik yang baru.

Selain permukaan yang tidak rata bisa juga terjadi nat yang rusak sehingga keramik terlepas. Anda harus membersihkan nat yang rusak tersebut. Anda dapat mencongkel atau mengorek serta membersihkannya. Angkat keramik jika belum rusak atau mengganti dengan yang baru, kemudian memasang kembali keramik dengan nat yang lebih baik.

Kesalahan dalam pemasangan juga paling sering terjadi sehingga antara satu keramik dengan keramik lain terlepas sehingga begitu dibebani atau diinjak menjadi pecah. Kesalahan seperti ini bisa terjadi di ruangan mana saja seperti ruang tanu, kamar tidur, kamar mandi dsb.
Lantai dapur modern selalu memperhatikan hal-hal seperti itu karena dapur merupakan paling sering dibebani atau dikunjungi pemilik rumah dan aktifitas paling tinggi pada ruangan rumah

Rumah minimalis modern lantai dua misalnya juga sering dijumpai hal semacam itu, ini disebabkan lantai dua lebih rawan ‘pergerakan’ keramik dibanding lantai satu. Untuk itu sering dipasang semacam polimer pada sisi-sisi ruangan untuk menahan pergerakan tersebut. Hal-hal seperti ini sering diabaikan atau mungkin juga belum diketahui yang memasang keramik khususnya dilantai dua atau lantai diatasnya.
Ruko 2 lantai minimalis modern contoh yang paling sering mengalami hal seperti ini.

Keramik yang tersedia dipasaran sangat beragam. Masalahnya adalah anda juga harus menyesuaikan dengan keramik yang rusak tersebut. Syukur jika anda mempunyai stok yang sama ketika lantai tersebut dibangun. Jika tidak maka anda harus ketoko bangunan membeli keramik pengganti yang sama model dan tekstrurnya.
Harga keramik juga sangat beragam. Sebagai contoh harga keramik lantai per meter di medan akan kurang lebih sama harganya untuk harga keramik di kota-kota besar lainnya.
Ukuran Keramik Lantai 40 X 40 Yang Umum Dipakai yang disesuaikan dengan ukuran rumah atau pengganti keramik yang rusak tersebut. Selain itu ada juga ukuran 20×20 cm dan yang besar 60×60 cm.

Kemungkinan lain adalah karena lantai menggelembung atau pop up dan biasanya yang paling sering terjadi adalah rumah dilantai dua atau lebih, akibat pergeseran lantai. Untuk mengatasi hal ini biasanya pada tepi lantai yang merapat ke dinding dipasang semacam polimer agar dapat menampung pergerakan lantai seperti yang telah disebutkan diatas.

Sebelum anda memasang anda dapat merendam dahulu keramik di dalam air agar daya rekatnya semakin kuat. Tujuannya agar pori-pori keramik terisi dengan air.

Baca juga Lantai rumah modern