Arsip Bulanan: Mei 2017

Meminjam uang melalui BPR

Bank Perkreditan Rakyat atau BPR adalah alternatif lain untuk meminjam selain bank-bank umum yang kita kenal selama ini. Bunga BPR cukup tinggi, keuntungan meminjam di BPR hanya saja cepat menyalurkan kredit. BPR ini justru lebih condong menyediakan beragam pinjaman yang sifatnya dadakan yang layanannya berupa Kredit Tanpa Agunan atau KTA dan tak kalah menarik dari bank-bank umum yang kita kenal selama ini.




Sebagai bentuk dari BPR itu sendiri lebih melayani kebutuhan rakyat yang lebih sederhana, misalnya untuk menabung dan memberikan kredit bagi masyarakat. Sedangkan BPR tidak melayani seperti simpan giro, kegiatan valas dan juga asuransi memang tidak diperkenankan pada BPR

BPR merupakan ujung tombak dalam memerangi kemiskinan di daerah, karena peminjaman juga sangat mudah bukan seperti bank umum, karena rakyat miskin sangat terbatas dalam mengkases lembaga keuangan dan bank pada umumnya, untuk itu BPR hadir untuk melayani kebutuhan tersebut. Pencairan dana juga bisa tergolong cepat, hanya dua sampai tiga hari kerja dana nya sudah cair setelah semua dokumen yang dibutuhkan sudah tersedia.

Umumnya BPR menyediakan simpanan tabungan berupa deposito berjangka dan mendapat jaminan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan maksimal bunga 8,75 % dan jauh lebih tinggi dari bunga deposito yang ada di bank dan untuk deposito rupiah sebesar 6,25% dan 0,25% untuk depsito valuta asing atau valas.

Layanan yang diberikan BPR kepada masyarakat adalah Kredit Tanpa Agunan yang bisanya diberikan pada karyawan, atau kredit usaha kecil. Jadi nilai plafn yang diberikan oleh BPR sangat terbatas, yang berbeda dengan bank-bank umum yang bisa menyediakan pinjaman sampai puluhan milyar, dan BPR tidak menerbitkan kartu kredit.KTA. Baca juga Pinjaman dengan segera

Perbandingan BPR dengan bank umum lainnya adalah bank umum sudah menyediakan fasilitas yang sudah lengkap seperti kartu kredit, kredit perumahan, kendaraan, kredit modal kerja, asuransi dan berbagai segmen lainnya dan kredit bunga kredit BPR lebih tinggi dari bank umum.




Jangkauan wilayah BPR juga terbatas. Umumnya BPR hanya melayani setingkat kecamatan atau kabupaten, Jelas beda dengan bank umum yang jangkauannya bisa internasional.

Sedangkan dalam permodalan seseorang yang mendirikan mdal sedikitnya minimal 3 triliun rupiah, sedangkan bank umum syariah modal minimum sebssar satu triliun rupiah.
Lalu berapa modal untuk mendirikan BPR? Modal utama yang disyaratkan adalah sebesar Rp 14 milliar rupiah, bahkan kalau di ibukota hanya Rp 8 milliar, bahkan di luar jawa dan Bali modalnya kisaran Rp 4 milyar – Rp 6 milliar.

Baca juga  http://pinjaman1.blogspot.com

Tarik dana tunai dari kartu kredit

Menarik dana tunai dari kartu kredit adalah salah satu bentuk pinjaman tunai dengan segera. Soalnya selama ini cukup enggan dan jarang orang melakukan penarikan dana tunai melalui kartu kredit karena bunga nya yang sangat besar. Ada lagi sebagian orang memang tidak mengetahui bisa menarik uang segar dari kartu kredit, karena menganggap kartu kredit hanya buat berbelanja saja.




Selain berbelanja fungsi lain dari kartu kredit adalah pengambilan dana tunai. Cara mengambil dana dari kartu kredit adalan dengan menggesek kartu kredit yang anda miliki dan pembayarannya melalui cicilan yang anda lakukan.
Selama ini kartu kredit digunakan untuk berbelanja beberapa tempat outlet yang sudah disediakan, dan paling populer menggunakan kartu kredit adalah belanja secara online untuk merbagai keperluan anda. Sebagai contoh membeli tiket pesawat, kereta api, berbelanja di toko-toko online yang mewajibkan menggunakan katu kredit, walau saat ini penggunaan kartu debet juga semakin luas penggunaannya dengan transfer antar bak dan adanya ATM bersama.

Salah satu penggunaan lain yang mulai populer saat ini menarik dana tunai memalui kartu kredit, soalnya keperluan uang tunai bisa saja sangat dibutuhkan karena transaksi hanya bisa dilakukan dengan uang tunai, sementara kartu debet anda tidak mencukupi sehingga keadaan kepepet anda bisa menggunakan kartu kredit untuk mengambil dana yang anda btuhkan saat itu. Fitur ambil dana tunai memang agak jarang digunakan orang karena bunganya cukup besar tentu akan memberatkan waktu menyicilnya.

Keadaan menjadi terbalik sekarang, soalnya beberap tahun belakangan ini suku bunga untuk kartu kredit juga turun, terutama diberlakukan mulai 1 juni 2017 ini. Padahal sebenarnya suku bunga untuk penarikan dana tunai juga mulai turun sejak 2013., sementara pemberitaan mengenai hal ini kemungkinan ada juga yang belum mengetahuinya jika menarik dana tunai.

Suku bunga ditetapkan untuk kartu kredit yaitu sebesar 2,95% perbulan atau 35,4 % pertahun, dan ini berlaku untuk pembelian barang atau penarikan tunai. Bank Indonesia yang berhak untuk menetapkan suku bunga untuk kartu kredit dan ini mulai diberlakukan mulai tanggal 1 januari 2013.




Sebelumnya suku bunga untuk kartu kredit cukup mencekik leher sebesar 3,25 % sampai 3,75%  perbulan untuk pembelian baranf dan 4 persen untuk penarikan tunai, sehingga selama ini orang yang mempunyai kartu kredit jarang menggunakan untuk pengambilan tunai.

Sehingga dengan peraturan dari BI tersebut bank-bank pemerintah maupun swasta yang mengeluarkan kartu kredit harus memenuhi ketentuan BI tersebut seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Danamon dsb menyesuaikan bunga untuk kartu kredit yang mereka keluarkan untuk nasabah mereka.

Sebenarnya selama ini regulator melarang untuk menarik tunai. Banyak hal yang terjadi merchant-merchant kartu kredit ini melaporkan transaksi barang walau kejadiannya penarikan tunai untuk mendapatkan bunga yang lebih rendah. Walau demikian transaksi tunai susah untuk dilarang selain itu nasabah sering melakukan pembayaran tidak dilakukan penuh ketika jatuh tempo.
Diharapkan dengan batas maksimum transaksi barang dan penarikan tunai sama sehingga kejadian tersebut tidak terjadi lagi.

Artikel terkait  http://pinjaman1.blogspot.com

Berutang ke bank untuk melanjutkan sekolah

Tujuan melanjutkan sekolah dan meminjam ke bank bermacam-macam, yang jelas untuk membuat karir lebih baik. Biasanya yang melanjutkan studi dengan meminjam ke bank kebanyakan adalah yang sudah menamatkan S1 dan melanjutkan ke S2 atau S3 sesuai dengan bidang yang diminati dan karir mereka. Walau ada juga yang masih menempuh S1, dan ini biasanya yang berutang adalah orang tua mereka. Ini juga merupakan salah satu pinjaman pribadi dengan segera

Biasanya mereka yang sudah punya pekerjaan, bukan berarti selesai belajarnya, tetapi mengejar impian mereka, kalau yang setaraf D3 mereka akan menyelesaikan S1 dan yang S1 ingin mencapai S2 nya artinya ingin merambah ke jenjang yang lebih tinggi lagi.




Masalahnya kalau beasiswa akan sangat terbatas jumlahnya dan pelamar bisa sampai ribuan orang dan prosesnya juga memakan waktu yang lama. Meminjam uang adalah cara yang paling cepat untuk melanjutkan studi tersebut. Meminjam bisa juga dari mana saja dari kantor, teman dan dari bank. Dan yang paling banyak pilihan adalah dari bank .

Kalau bank menjadi pilihan maka produk yang biasanya ditawarkan adalah KTA atau kredit tanpa agunan, yang cukup berupa indentitas diri dan slip gaji.

Biasanya bank-bank pemerintah menawarkan pinjaman yang cukup ringan dengan bunga yang cukup ringan sebesar 14% flat pertahun kalau biasanya sebesar 21 % per tahun karena ini KTA nya  berhubungan  dengan pendidikan.

Kredit ini bervariasi mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 200 juta dengan jangka waktu pinjaman mulai dari satu sampai lima tahun. Umumnya bank yang menawarkan seperti itu gaji bulanan atau payroll nya melalui bank yang bersangkutan, seperti bank mandiri, BNI atau bank yang mana transfer gajinya melalui bank yang bersangkutan.

Umumnya bank-bank yang menawarkan bantuan pendidikan itu mempunyai produk-produk pendidikan yang dikenalkan pada masyarakat. Seperti BNI yang mempunyai “BNI Cerdas” yang bukan hanya membiayai kuliah sampai S2 tetapi mulai dari jenjang pendidikan dibawahnya bahkan mulai dari taman kanak-kanak (TK).

Untuk BNI cerdas itu berlangsung pinjaman selama 3 tahun bunganya 11 persen tahun pertama, lalu tahun kedua 11,4 % dan tahun ketiga 12 %

Dana pendidikan oleh bank tersebut bisa menjadi solusi untuk membiayai pendidikan bagi karyawan untuk menyiapkan kekurangan biaya pendidikan mereka, tentu ini sangat menarik bagi karyawan yang ingin melanjutkan pendidikan mereka karena bunganya ringan.

Walau demikian biaya juga ada dikenakan karena sifatnya pinjaman jadi ada harus yang dibayar oleh pengambil kredit tersebut.




Kalau diluar negeri pemberi kredit ini sudah sangat marak yang dikenal dengan “student loan” karena mahalnya biaya pendidikan maka berbagai bank dan lembaga keuangan bahkan yang swasta banyak menawarkan bantuan keuangan ini, dan dibayar setelah selesai studi atau kuliahnya.

Untuk itu anda juga perlu hitung-hitungan, jika selesai pendidikan itu anda mendapat gaji atau jabatan yang lebih tinggi maka pengambilan kredit itu sangat baik atau tidak ada salahnya mengambil kredit bank.

Jika pendidikan telah selesai harus bisa membayar utang-utang anda, jangan sebaliknya seperti menambah utang baru.
Jenjang pendidikan yang anda ambil tersebut harus sesuai dengan lamanya waktu pelunasan kredit.
Bagaimanapun juga pinjaman sama dengan pinjaman bentuk lainnya jadi harus digunakan sepenuhnya untuk pendidikan, sehingga pandai-pandai menggunakannya.

Dana keuangan dan pinjaman baca juga http://pinjaman1.blogspot.com

Refinacing KPR dapat mengurangi bunga uang

Refinancing KPR adalah sistem penilaian terhadap rumah yang telah dibeli secara kredit dan sistem ini merupakan salah satu prduk perbankan yang banyak digunakan orang saat ini.




Prgram ini memberikan penilaian kembali rumah yang telah dibeli melalui KPR dan ini dilakukan leh bank dimana anda membeli rumah tersebut atau merupakan jamninan kembali barang yang telah dibeli tersebut.

Reinancing KPR dilakukan apabila bunga KPR yang berjalan saat ini terlalu tinggi dan sangat memberatkan keuangan anda. Padahal dalam kenyataannya bunga yang ada saat ini lebih rendah. Dengan adanya program ini anda bisa saja melakukan penurunan suku bunga yang wajib disetrkan tiap bulan. Baca juga pinjaman pribadi segera

Misalkan saja anda saat ini memiliki KPR senilai Rp 600 juta dengan masa cicilan selama 10 tahun atau 120 bulan. dengan bunga 10% dengan kewajiban membayar sebesar Rp 4.950.000 setiap bulannya. Dengan refinancing bunga bisa menjadi turun dan bunga menjadi 9% dan anda bisa membayar dengan Rp 4.545.000.

Hasilnya anda bisa terkejut berapa rupiah uang yang bisa anda hemat dengan melakukan refinancing KPR.
Anda bisa hitung saja seperti cnth diatas jika setiap bulannya anda bisa menghemat Rp 405.000 maka dalam 5 tahun atau 60 bulan maka uang yang anda hemat sebesar Rp 24,300,000
Tetapi perlu anda ingat bahwa refinancing KPR hanya bisa dilalukan apabila anda sudah cukup lama mengajukan KPR.

Salah satu keuntungan lain jika anda mempunyai utang yang lebih besar seperti saat ini anda sedang mencicil mobil baru atau sedang terlilit utang yang tinggi, maka refinancing KPR menjadi lebih baik karena anda akan mendapatkan  dana tunai yang lebih murah.

Pihak bank akan menilai kembali rumah yang sedang anda cicil tersebut, misalnya tahun lalu anda membeli rumah seharga Rp 400 juta, dan harga rumah itu sekarang berharga Rp 500 juta. Selisih harga itu anda bisa mendapat pinjaman sebesar Rp100 juta sehingga bunga yang dikenakan pada anda menjadi jauh lebih kecil dari pinjaman biasa.




Apalagi pada saat anda mengalami kesulitan menghadi hutang karena penghasilan berkurang maka ketika anda membayar KPR anda maka terasa semakin memberatkan maka refinancing KPR anda untuk mengurangi beban utang anda.

Recinancing KPR ini akan semakin bermanaat jika anda mendapat penawaran yang terbaik. Anda bisa melihat perbandingan antar semua bank yang bisa anda check satu persatu yang mana menawarkan produk reinancing KPR yang terbaik.

Dengan anda lebih banyak mengetahui produk bank seperti Reinacing KPR maka anda bisa menghemat uang sebanyak mungkin. Sebagai cntoh gampang saja jika andamelakukan refinancing sebesar Rp 100 juta saja selama 5 tahun. Bunga yang seharusnya 5,3 % menjadi 5 persen akan terasa bener manfaatnya.

Artikel terkait  Dana keuangan dan pinjaman

Menjadwal kembali hutang-hutang anda sebelum mengajukan KPR

Meski mempunyai hutang masih mungkin mengajukan KPR, mungkin sebaiknya menjadwal kembali hutang-hutang anda sehingga tidak membebani kehidupan anda sehari-hari karena salah dalam mengelola hutang-hutang anda.




Tidak bisa dipungkiri bahwa rumah merupakan harga yang termahal dalam pembelian yang pernah anda beli. Dan yang menjadi pertanyaan apakah anda puas dengan pembelian yang termahal yang anda miliki tersebut?

Ternyata hasil survey cukup mengejutkan karena setelah pembelian rumah tersebut mereka mencoba untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
Beberapa dari mereka malahan tidak paham dengan soal KPR dan menyesal tidak membandingkan KPR yang ditawarkan satu bank dengan bank yang lainnya.

Banyak diantara yang membeli rumah sekitar 61 persen menyatakan penyesalan atas rumah yang mereka beli. Dan paling tidak sebanyak 50 persen menyatakan menyesal dengan pembelian rumah mereka.

Hal ini dengan mudah ditebak alasan utamanya adalah karena tidak ada dukungan dari kekuatan financial yang mereka miliki selama ini. Kemudahan dalam pemilikan rumah yang ditawarkan oleh bank mereka sangat tergiur sehingga mereka dengan secepatnya ingin memiliki rumah.

Salah satu yang membuat penyesalan adalah banyaknya uang yang digunakan untuk cicilan rumah, dengan tidak menghitung dengan cermat besarnya cicilan yang harus ditanggung sehingga mengganggu untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Kepentingan pribadi juga harus dikorbankan untuk membayar cicilan bulanan yang terlalu mahal. Akibatnya banyak diantara mereka harus mencari pekerjaan tambahan, bahkan harus berhenti menabung untuk pensiun dan harus berutang pula pada kartu kredit dengan cara gali lobang tutup lobang.

Penyesalan lain adalah membeli rumah yang salah. Tergiur dengan harga rumah yang murah, ternyata lokasinya jauh dari tempat bekerja dan lamanya waktu jarak tempuh ke tempat kerja. Atau setelah membeli rumah lokasi tempat bekerja berubah sehingga tidak effisien lagi dengan jarak tempuh antara rumah dengan tempat kerja.

Banyak anjuran agar memiliki rumah dengan segera, daripada ngontrak terus menerus. Mengontrak rumah maka anda tidak akan pernah memilikinya. Dengan membeli rumah maka anda sudah mempunyai rumah sendiri. Sebenarnya anggapan seperti ini tidak selamanya benar. Apalagi secara financial anda benar-benar sudah siap untuk membeli rumah. Menyicil rumah juga harus menanggung biaya-biaya lain seperti perbaikan, asuransi dan biaya-biaya lain pada saat pembelian.




DP yang diperlukan ada kalanya sangat membebani, Banyak beranggapan dengan DP yang kecil sampai 0 persen akan menguntungkan, makin kecil DP sebenarnya cicilan makin besar. Semakin besar DP maka cicilan juga semakin kecil.
Maka untuk itu hitung-hitungannya harus jelas. Berapa besar bisa DP yang diberikan lalu berapa besar cicilan yang harus anda lunasi perbulannya dan bandingkan dengan pendapatan anda saat ini sehingga tidak membebani kehidupan anda sehari-hari. Ini belum dihitung jika anda memiliki cicilan lain seperti kendaraan. Baca juga pinjaman pribadi dengan segera dan aman

Skema cicilan anda harus pahami. cicilan sebaiknya tidak melebihi 30 persen dari pendapatan anda saat ini, Jika lebih besar dari itu maka kebutuhan anda sehari-hari akan terganggu. Anda juga perlu cicilan yang anda bayar itu bungan fixed rate atau float rate?
Bagi anda yang melum memiliki rumah sebaiknya anda berhitung lagi dengan cermat.

Banyak diantara pembeli rumah, beranggapan membeli rumah akan  menguntungkan dari yang lain, karena harga rumah akan dengan cepat melambung tinggi apalagi dibandingkan dengan bunga bank. Rumah bisa juga sebagai investasi jangka panjang.
Pendapat itu benar jika anda mempunyai dana yang lebih saat ini, maka investasi seperti itu sangat menguntungkan. Tetapi jika anda membayar cicilannya anda harus mengorbankan kehidupan anda sehari-hari maka besar kemungkinan anda harus menjual kembali sebelum pinjaman atau cicilannya lunas atau take over kredit dari kepemilikan rumah..

Biaya administrasi pinjaman KTA sangat membebani

Kita selalu tertarik dengan KTA, kredit tanpa agunan, yang memberikan kesan mendapatkan pinjaman pribadi dengan segera dan mudah mendapatkan tanpa dikenakan biaya apapun. Walau demikian ada beberapa biaya lain yang dikenakan seperti biaya administrasi dan biaya ini sebenarnya juga cukup mencekik sehingga anda perlu perhitungkan sebelum mendapatkan pinjaman tersebut.




Maka sebelum anda memutuskan untuk meminjam melalui KTA, perhitungkan dahulu apakah anda benar-benar membutuhkan pinjaman tersebut melalui KTA, karena biaya administrasi yang dikenakan cukup mencekik itu bahkan melebihi tingkat suku bunga.

Jika anda meminjam untuk keperluan konsumtif sebaiknya anda menghindari dengan KTA dan bukan untuk keperluan beusaha atau menghasilkan uang, maka kemungkinan anda akan mengalami kerugian financial yang cukup besar.
Hal ini disebabkan bukan hanya biaya administrasi yang besar tetapi bunga yang dikenakan juga cukup tinggi, walau berbagai rayuan diberikan kepada anda dengan bungan yang rendah.

Masyarakat banyak yang menggunakan KTA karena keperluan yang sangat mendesak seperti keperluan berobat, uang masuk anak sekolah. KTA dijadikan sebagai pertolongan yang sangat kepepet dan keperluan dana yang besar dalam waktu yang singkat. Kalau dibandingkan dengan pinjaman lain maka KTA akhirnya menjadi pilihan karena tidak merepotkan.

Kebanyakan dari peminjam hanya melihat tingkat suku bunga, lalu seberapa cepat dana itu akan cair, alasan tersebut yang paling umum dari peminjam untuk memlih KTA daripada pinjaman lain.

Makanya tidak heran banyaknya iklan yang menawarkan suku bunga yang rendah dan dana cair dalam hitungan jam! untuk menarik minat peminjam sehingga alasan inilah yang menjadikan KTA menjadi pilihan dibanding dengan pinjaman lain.

Memang kita akui ada beberapa bangk yang menawarkan pinjaman dengan bunga yang rendah dibandingkan dengan pinjaman oleh pemberi pinjaman yang lain dan persyaratan yang ditawarkan cukup ringan. Baca juga dana keuangan dan pinjaman

Maka bank pun berlomba-lomba menawarkan pinjaman KTA dan mengedepankan keringanan bunga dan persyaratan ringan tersebut untuk menarik minat dari peminjam.

Untuk anda yang ingin meminjam melalui KTA perlu anda ketahui adalah anda harus berhati-hati dan mempertimbangkan tidak hanya suku bunga saja karena biaya lain yang harus anda bayarkan.

Hal ini peminjam harus membayar biaya adaministrasi sebelum melakukan peminjaman dan biaya ini besarnya tidak sedikit. Biaya ini cukup tinggi dan biasanya peminjam tidak memperhitungkan karena sering dilupakan oleh peminjam, dan yang memberi pinjaman tersebut seperti “mengaburkan” dana tersebut, dan tidak akan pernah disebutkan dalam iklan mereka.
Setelah utang berjalan baru mereka sadar tidak hanya bunga uang yang mereka bayar tetapi juga biaya-biaya lainnya itu.




Biaya yang biasanya dikenakan selain bunga adalah biaya Provisi yang merupakan biaya yang langsung dipotong dari jumlah utang, sehingga peminjam tidak akan menerima utuh dari jumlah pinjaman yang tercantum. Sebagai contoh pinjaman sebesar Rp 10 juta, biaya provisi sebesar Rp 250 ribu maka yang diterima Rp 9,75 juta.
Maka anda harus berhati-hati dengan biaya ini dan tanyakan langsung sebelum anda menandatangani perjanjian pinjaman, seberapa besar dana provisi ini akan dikenakan kepada anda.

Seumpama peminjam mengambil periode waktu pinjaman 12 bulan, kemudian di bulan ke 6 memiliki dana lebih dan menginginkan melunasi hutangnya.

Kejadian seperti ini kurang disenangi oleh bank, inilah mengapa kemudian ada bank yang mengenakan biaya denda yang cukup tinggi dan memberatkan peminjam yang ingin melakukan pelunasan lebih cepat.

Uniknya lagi yang memberi pinjaman atau bank tidak akan senang kalau anda melunasi hutang anda lebih cepat. Misalnya anda diwajibkan membayar utang anda selama 12 bulan, tetapi karena uang berlebih maka anda ingin melunasinya dalam enam bulan, maka bank akan mengenakan denda kepada anda, besarnya denda bervariasi antara tiap bank. Aneh bukan? Biasanya bank takut jika anda terlambat bayar atau kredit anda macet, ternyata kalau anda membayar untuk melunasi utang juga tidak disenagi bank bahkan dikenakan denda.

Kalau keterlambatan bank akan mengejar-ngejar anda itu sudah pasti. Mereka ingin selalu anda membayar dengan tepat waktu. Jika keterlambatan sudah pasti anda akan dikenakan denda, dan besarnya denda cukup bervariasi untuk setiap bank. jumlahnya bervasiasi sekitar tiga persen. dari angsuran anda.

Setelah anda dikenakan biaya provisi maka anda juga akan dikenakan biaya tahunan dan besarnya biaya ini dibebankan kepada peminjam, biaya ini biasanya cukup kecil sebesar Rp 50 ribuan, dan tidak semua pihak bank menggunakannya.

Biaya asurnsi juga dikenakan kepada anda tujuannnya jika anda terjadi sesuatu kepada anda seperti meninggal dunia, dan ada keluarga yang ditinggalkan maka pihak asuransi yang akan melunasi hutang anda tersebut, Jika tidak ada asuransi maka pihak keluarga atau ahli warislah yang akan melunasi hutang-hutang anda

Hati hati dengan KTA yang menawarkan bunga ringan

Pinjaman pribadi dengan segera adalah kredit tanpa agunan atau KTA. Kalu kita lihat di media atau iklan atau internet maka banyak sekali yang menawarkan bunga ringan, kredit tanpa agunan (KTA) persyaratan yang sangat mudah dan bahkan ada yang menawarkan tidak lebih dalam satu jam langsung cair serta transer langsung ke rekening anda!




Maka waspadalah karena banyak sekali oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan banyak terjadi penipuan, sehingga anda bisa tertipu secara financial atau barang berharga lainnya.

Seperti yang anda ketahui yang berhak mengeluarkan kredit tanpa agunan tersebut adalah bank atau lembaga keuangan yang sudah mendapat izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan atau OJK
Dalam pengertian kredit tanpa agunan itu sangat mudah, syaratnya hanya ktp dan slip gaji anda, lalu mengisi formulir yang sudah disiapkan.

Penipuan kredit tanpa agunan ini kerap terjadi, dengan berbagai cara mereka lakukan. Banyak dari mereka menghubungi anda langsung melalui telephon dan banyak lagi dengan sms, e-mail serta membuat situs palsu dan dikenal dengan istilah pishing. Mereka dengan jeli memanaatkan kepepet karena masalah financial yang anda alami saat ini.

Sebenarnya jika anda jeli sedikit maka seharusnya anda tidak perlu sampai ketipu. Anda bisa langsung cek saja lembaga keuangannya apabila yang menawarkan KTA tersebut meragukan anda. Hal ini bisa anda tanyakan langsung kepada marketing nya. Jika mereka tidak mau menyebut bank yang menjamin operasional mereka sebaiknya batalkan saja. Sebaiknya anda bisa memilih bank-bank yang ternama dan syarat mengajukan KTA secara online. Baca juga dana keuangan dan pinjaman

Jika mereka menyebut bank pendukung operasinalnya maka anda bisa langsung mengontak bank yang bersangkutan, dan tanyakan kegiatan operasional yang menawarkan KTA tersebut.




Untuk KTA tidak ada dibutuhkan biaya apapun atau tidak ada pungutan dalam prosedur resminya. Permohnan KTA anda akan di analisis oleh pihak bank. Dalam hal ini pihak yang memasarkan KTA tersebut bisa lebih meyakinkan pihak bank agar bisa disetujui secepatnya. Dalam hal ini tenaga pemasaran tersebut akan menlong anda dalam melengkapi dokumen yang dibutuhkan dalam syarat mengajukan KTA.

Apalagi dalam bulan Ramadhan saat ini banyak dari masyarakat yang membutuhkan dana segar sampai lebaran tiba. Maka anda harus lebih hati-hati dalam meminjam dana yang anda butuhkan. jangan sampai anda tertipu dalam banyaknya penawaran KTA.
Jika anda sangat terdesak cara ‘tradisional’ yang paling sering dilakukan leh masyarakat adalah pergi ke pegadaian yang dikelola oleh BUMN. Anda bisa menggadaikan barang-barang anda seperti perhiasan, kendaraan atau gadget yang mahal dsb.

Pinjaman uang di pegadaian

Pinjaman pribadi dengan segera dapat dilakukan di pegadaian.
Pinjaman uang di pegadaian lebih ramai dari biasanya apalagi pada bulan puasa saat ini sehingga kebutuhan pokok mengalami kenaikan adalah berita yang sudah sangat lazim di dengar, yang tidak lazim pada bulan ramadhan harga kebutuhan pokok turun, baru menjadi berita yang luar biasa….he..he..




Bukan hanya pusat perbelanjaan saja yang ramai dikunjungi oleh pengunjung tetapi juga kantor pegadaian. Hal ini disebabkan masyarakat membutuhkan dana segar untuk memenuhi kebutuhan terutama bulan puasa sampai pada hari lebaran tiba.

Untuk mengahsilakn berupa pinjaman dana segar di pegadaian ya…harus ada barang yang digadaikan. Untuk itu sebelum melakukan transaksi harus anda pahami agar anda tidak mengalami kerugian financial. Artikel terkait dana keuangan dan pinjaman

Pertama harus anda perhitungkan dari segi keamanan, karena barang yang digadaikan adalah barang-barang berharga seperti bpkp kendaraan, perhiasan, gadget yang mahal, dan berbagai barang mahal lainnya. Perhatikan keamanan di pusat pegadaian yang anda pilih tersebut. Biasanya kantor pegadaian yang dikelola pemerintah terjamin keamanannya tetapi anda bisa memilih untuk menyimpan barang anda yang digadaikan di tempat yang aman dan terpecaya. Hal ini juga termasuk keamanan data pribadi sehingga tidak menyebar ke pihak lain.

Setiap pegadaian akan menetapkan aturan gadai dengan memenuhi beberapa persyaratan sebelum melakukan transaksi gadai, seperti identitas diri,alamat, surat keterangan dari barang yang akan digadaikan, hal itu adalah persyaratan umum sebelum melakukan transaksi. Sebagai contoh anda mau menggadaikan perhiasan seperti emas, maka anda akan diminta surat keterangan emas tersebut, begitu juga dengan kendaraan maka yang diminta adalah bpkp.

Biaya gadai adalah menyangkut biaya berupa sewa modal dan biaya administrasi yang harus anda bayarkan selama anda melakukan pinjaman. Besarnya biaya adminstrasi ini sangat tergantung kepada besarnya harga  barang yang anda gadaikan tersebut. Semakin besar pinjaman yang akan anda lakukan maka semakin besar pula biaya yang akan dikenakan pada anda.




Sebagai contoh biaya pegadaian di kantor BUMN jangka waktu maksimal diberikan adalah 120 hari atau hanya empat bulan. Jika anda ingin memperpanjang maka akan dikenakan biaya.
Sebagai contoh anda meminjam 10 juta pada tgl 28 Mei dan dalam perjanjian anda akan menebus pada 28 juli dan anda alkan dikenakan biaya 1,15 % per 15 hari sehingga ketika jatuh tempo pada 28 juli maka anda harus membayar Rp 10,57 juta. Jika anda ingin meperpanjang masa gadai biayanya Rp 615.000

Nilai taksiran barang sangat penting diketahui. Setiap kantor pegadaian mempunyai metode tersendiri dalam menaksir harga barang. Biasanya yang disetujui jumlah pinjaman sebesar 80% dari nilai barang. Jika harga barang barang anda ditaksir sekitar Rp 10 juta maka maksimum pijaman anda sebesar Rp 8 juta.

Supaya anda pahami ketika jatuh tempo uang tebusan sudah harus tersedia, masalahnya pegadaian tidak menerima sistem cicilan. Jika ketika waktu jatuh tempo anda belum memiliki dana yang cukup maka anda punya opsi untuk memperpanjang masa peminjaman. Tentu saja meminta biaya yang lebih tinggi. Jika sampai anda tidak bisa menebus barang anda masih dikenakan biaya administrasi dan masih dikenakan bunga.

BI Checking untuk menelusuri sejarah kredit anda

BI checking dapat digunakan untuk melihat sejarah kredit anda. Mungkin kita di Indonesia atau anda sendiri mungkin kurang paham mengenai sejarah kredit anda sendiri. Kalau diluar negeri hal ini sudah sangat umum sehingga bank atau lembaga keuangan dengan mudah akan memberikan kredit atau pinjaman layak atau tidaknya anda menerima utangan atau tidak.




Informasi atau sosialisasi dari BI checking itu sepertinya agak kurang sehingga banyak yang sudah terbiasa dengan utangan ke bank saja pun banyak yang belum tahu tentang BI cheking, sehingga ketika mengajukan proposal peminjaman kepada bank atau lembaga keuangan yang dikelola swasta sekalipun banyak permohonan mereka yang ditolak.

BI cheking merupakan sarana adanya data peminjam yang dinilai mulai dari angka 3 sampai angka 5.  Angka 5 menunjukkan sejarah kredit paling buruk. Nilai dari angka ini merupakan catatan kredit buruk dari peminjam, atau adanya tunggakan sampai beberapa bulan. Dengan adanya penilaian dari BI cheking tersebut akan kesulitan mendapat pinjaman pribadi segera atau bentuk apapun pinjaman yang diperlukan oleh seseorang yang telah ada datanya pada BI Checking tersebut. Bank akan memberikan notifikasi sehingga kemungkinan besar akan kesulitan untuk mendapat pengajuan kredit nya.

Untuk itu sebelum mengajukan aplikasi untuk kredit sebaiknya anda memeriksa kembali tentang sejarah kredit anda di BI Checking. Anda bisa mengunjungi situs Bank Indonesia, klik “moneter” dan dilanjutkan dengan “Biro Informasi kredit” lalu dijanjutkan dengan “Permintaan IDI Historis”

Dalam aplikasi permintaan IDI Historis anda akan menemukan sebuah formulir data pribadi dan and diminta untuk mengisi formulir tersebut, setelah anda mengisi lalu kirimlah formulir tersebut dan tunggu jawabannya via e-mail. Lamanya waktu anda menerima balasan bervariasi antara tiga hari sampai satu minggu.

Setelah anda mendapat balasan dari BI, maka anda akan mengetahui nama anda masuk ID historis anda “hitam” atau tidak, jika anda tidak pernah melakukan kredit atau pinjaman atau melakukan pinjaman tetapi membayar dengan tepat waktu maka nama anda tidak akan tercatat atau catatan buruk mengenai sejarah kredit anda, sehingga anda dengan mudah mengajukan pinjaman misal seperti KPR. Baca juga dana keuangan dan pinjaman




Para pemberi pinjaman juga akan melakukan hal yang sama untuk menelusuri sejarah kredit anda tersebut ketika anda melakukan pinjaman atau kredit, jika sejarah kredit anda buruk, maka besar kemungkinan pengajuan pinjaman anda akan ditolak.

Artinya jangan pernah anggap remeh masalah BI cheking dan anda juga harus hati-hati dengan kredit anda. Pernah ada kejadian terhadap seseorang yang melakukan pinjaman untuk sepeda motornya.Ternyata pembayaran sering macet dan menjual dengan over kredit sepeda motor tersebut, ternyata sipembeli kedua juga melakukan hal yang sama dengan cicilan nya juga macet. Sipembeli pertama sangat kaget karena setelah melihat BI cheking nya juga dihitung terhadap pembeli kedua.

Lalu masalahnya jika anda sudah melunasi semua tunggakan anda tetapi anda tercatat sebagai “black list” bagaimana cara mengatasinya?
Mintalah semua bukti pelunasan kredit anda, kemudian bukti-bukti tersebut anda bawa dan surat balasan BI anda terkena black list ke kantor BI yang terdekat. Pengurusan BI Checking ini gratis atau tidak ada pungutan biaya apapun. Jika semua dokumen yang dibutuhkan lengkap maka status black list tersebut akan hilang, dan pengajuan kredit atau pinjaman akan semakin lancar.

 

Sekolah cari pinjaman akibat dana BOS belum cair

Bantuan Operasional Sekolah atau BOS sampai triwulan pertama ini belum cair juga akibatnya ratusan sekolah tingkat SMA/SMK di propinsi Jambi akhirnya mencoba mencari utangan untuk menutupi biaya operasional sekolah mereka.




Disebutkan ada sekitar 450 SMA dan 164 SMK belum mendapatkan dana BOS. Hal ini dikatakan Bappeda Prvinsi Jambi, dan total alokasi dana untuk itu sebesar Rp 169.817.200.000

Untuk tingkat SMA Rp 103.426.400.000 dan untuk SMK sebesar Rp 66.390.800.000 besaran ini dihitung berdasarkan jumlah siswa yang menerima dana BOS.

“Untuk menutupi biaya operasional terpaksa ngutang dulu kepada langgan” kata Khairil yang merupakan kepala SMA 6 kota Jambi. Selain itu juga menggunakan dana pribadi untuk menutupi biaya operasional sehari-hari.

Cara lain mereka juga menggunakan dana OSIS sebedar Rp 20.000 per orang, hal ini katanya sudah merupakan kesepakatan dengan orang tua. Dana ini digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler sampai kepada kegiatan siswa diluar sekolah.

” Kami selalu berdiskusi dengan orang tua jika ada kendala, sehingga menemukan solusi” katanya. baca juga pinjaman pribadi segera

Persoalan dari yang kecil hingga besar selalu diharpkan ada solusi, dan orang tua diharpakan mengerti terhadap persalan yang ada. Persalan tersebut harus jelas dan bisa dipahami.

“Sebagai contoh kertas dan tinta yang harus ada setiap saat” lanjutnya.
Persoalan yang sama juga dihadapi oleh SMA 1 kota Jambi dengan menggunakan dana OSI untuk menutupi dana operasional sehari-hari. Hal ini dikatakan leh kepala SMAN 1 kta Jambi Evariana.

Katanya dana operasinal masih bisa ditanggulangi, walau tidak semua menggunakan dana OSIS atau menggunakan dana pribadi dan juga ngutang sana dan sini.

Masalah seperti ini harus diselesaikan dengan segera karena akan mengganggu stabilitas pendidikan kata Bahren Nurdin yang merupakan akademisi UIN Sulthan Thaha Saifuffin.

“Apalagi kalau sempat kepala sekolah harus berutang dan harus mencari ide lain untuk mengatasi hal tersebut maka sistem pendidikan nya sudah tidak sehat lagi” katanya.




Hal ini berkaitan dengan pejabat yang mana masih dijabat leh pelaksana tugas dan sering kali plt tidak dapat bertugas dengan maksimal. Untuk itu pemerintah Jambi harus segera membenahi sistem di dinas pendidikan karena ini merupakan dmain pemerintah.

Menurut Bahren kepala sekolah harus cerdas untuk menghadapi persalan ini, jangan sampai kepala sekolah terjebak terhadap pungutan liar karena banyaknya permintaan dana kepada orang tua murid untuk membiayai dana operasinal sekolah.

Kalau kita perhatikan dengan tersendatnya dana BOS tersebut seharusnya kita heran, kenapa masalah ini bisa terjadi, dan anehnya juga setiap kepala sekolah untuk SMA dan SMA justru mencba mengatasi dengan dana keuangan berupa pinjaman atau utangan. Loh koq mereka mau? Lalu mengapa mereka tidak mengadu ke dinas pendidikan atau ke menteri? Kalau perlu melakukan aksi demo kalau tidak diperhatikan. Soalnya dana sudah tersedia tapi nyankutnya dimana? kalu perlu diseliki lebih lanjut, bukan mencari utangan!