Begini mengenali peminjam yang akan membayar utangnya

Ciri orang yang akan anda beri pinjaman apakah akan membayar utang nya sangat penting, karena sering kali sangat sulit menagih kembali utang yang telah beri pinjaman tersebut dan tidak jarang terjadi pertengkaran dan bukan tidak mungkin berakhir di pengadilan




Jika yang meminjam datang kepada anda dengan membawa bawa nama Tuhan, maka sebaiknya batalkan saja pinjaman yang akan anda beri itu, karena orang tersebut sangat potensial tidak akan membayar uang yang anda beri pinjaman tersebut. Ini hasil penelitian dari rata-rata meminjam dengan alasan yang diberikan. Bukan hanya soal hutang, tetapi janji-janji lain juga anda harus berhati-hati dengan orang tipe seperti ini.

Alasan untuk meminjam uang sangatlah penting, karena untuk apa uang dipinjamkan tersebut, karena itu baik di bank termasuk lembaga-lembaga keuangan untuk apa uang yang dipinjam itu selalu meminta diskripsi yang singkat sehingga bisa ditentukan bisa tidaknya pinjaman itiu diberikan.

“Demi Tuhan saya akan melunasi hutang saya” jika kata-kata itu keluar dari seseorang yang akan meminjam uang kepada anda maka anda harus berpikir untuk memberikan pinjaman karena sangat berpotensial pinjaman nya macet bahkan sampai tidak akan dibayar.

Ada lagi dengan memberikan alasan dengan meminta belas kasihan kepada anda, butuh uang karena kerabat atau keluarganya di rumah sakit, maka hal yang sama kemungkinan besar akan anda jumpai untuk menunggak utang-utangnya.
Alasan dalam meminjam itu bisa acuan atau peringatan bagi anda untuk memberi pinjaman atau tidak.

Pinjam-meminjam adalah hal yang cukup pelik apalagi yang meminjam adalah kerabat atau teman dekat bahkan keluarga sendiri, kadang menjadi dilema bagi anda sendiri. Jika tidak diberi maka anada bisa dianggap pelit, kalau diberi menagihnya juga susah dan terancam untuk tidak dibayar.
Jadi perlu anda pertimbangkan dalam hal tersebut, tetap menjaga hubungan baik maka anda siap rela tidak dibayar maka relakan uang tersebut, jika sebaliknya maka anda seharusnya tidak memberi.

Jika sipeminjam memberikan secara detail uang yang akan dipinjam tersebut dan potensi membayar seperti seberapa besar gaji atau barang yang akan dijual, apalagi untuk kegiatan berusaha, maka uang anda akan kembali. Lalu sipeminjam akan memberikan detail pinjamannya.




Sebenarnya anda juga bisa mengenali sebih seksama dengan karakter teman-teman atau keluarga anda, membayar atau tidak utangan yang akan anda berikan tersebut.
Tapi jika anda belum begitu mengenal si peminjam mungkin ini bisa jadikan sebagai acuan pertama apalagi hal yang pertama meminjam kepada anda.

Cara menagih hutang agar berhasil kepada teman atau keluarga yang sulit menagih hutangnya adalah mengingatkan kepada sipeminjam bahwa anda telah membantunya, bisa juga dengan cara mencicil jika benar-benar mereka kesulitan dalam keuangannya. Anda juga bisa beri alasan bahwa anda juga sedang mencicil rumah, kendaraan dsb.

Nah…hal yang sebaliknya jika anda ingin meminjam kepada kerabat, maka hal tersebut bisa juga anda gunakan sebagai acuan, walau anda dengan jujur akan membayar utang anda, tetapi dalam penyampaiannya salah maka kemungkinan besar pinjaman anda tidak akan diberikan.
Detail pinjaman anda harus jelaskan dan kemampuan anda dalam membayar juga secara detail harus anda jelaskan dan bukti-bukti juga harus anda berikan untuk meyakinkan.

Baca juga Pinjaman dengan segera dan amanĀ  http://pinjaman1.blogspot.com/2016/06/pinjaman-pribadi-segera-yang-aman.html

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *