Berbagai jenis penutup lantai



Ada berbagai jenis penutup lantai yang bisa digunakan dan anda jumpai dipasaran. Tujuan dari penutup lantai adalah untuk melindungi lapisan dibawahnya dan tentu saja lantai. Hal ini berkaitan dengan kebersihan dan agar lantai dibawahnya jangan cepat rusak seperti tergores seperti lantai yang terbuat dari kayu.
Untuk lantai seperti keramik, batu, granit dan banyak lagi material untuk bahan lantai juga perlu dilindungi selain untuk keindahan tentunya Selain itu jika ada binatang peliharaan dirumah seperti kucing dan anjing juga perlu perhatian agar lantai tidak rusak dari kuku-kuku mereka.

Alas lantai modern menggunakan berbagai bahan. Karpet adalah paling umum digunakan sebagai penutup lantai. Berbagai jenis karpet baik desain, warna dan tekstur juga telah ada dipasaran pada saat ini yang dengan mudah dipadukan dengan dekorasi rumah anda.

Karpet-karpet yang dijual secara komersial dipasaran biasanya keras, lentur seperti karet, kuat dan tahan lama. Alas lantai modern serba guna seperti karpet tersebut tersedia dalam berbagai jenis dan ukuran. Harga sangat ditentukan oleh kualitas bahan dan ukuran karpet itu sendiri. Jika anda membeli karpet pastikan ukuran lantai yang anda akan lapisi dengan karpet. Bahan dari karpet tersebut harus tahan terhadap kelambaban sehingga bebas dari jamur, lumut dan sebagainya sehingga diharapkan karpet tersebut awet dan baik untuk kesehatan juga.
Pembersih lantai modern dan terutama untuk karpet biasanya digunakan vacuum cleaner.

Lantai yang paling banyak digunakan saat ini adalah keramik. Hal ini berhubungan dengan harga keramik lantai per meter relatif murah dibanding dengan bahan lainnya seperti granit, marmer dan juga lebih tahan lama dibanding dengan kayu serta cukup mudah untuk menginstalasinya.
Untuk itu juga ditiru karpet seperti ubin sehingga cocok untuk pelapis dari ubin itu sendiri atau juga digunakan dengan material yang berbeda misalnya kayu.


Bahan dari karpet saat ini juga banyak menggunakan bahan dari sintesis juga. Selain cukup kuat dan harganya yang lebih terjangkau. Kerugiannya adalah bahan ini terbuat dari bahan kimia sehingga mengandung racun.
Bahan yang populer saat ini digunakan terbuat dari rami, bambu, sisal, rumput laut, bulu hewan atau bahan-bahan organik. Selain itu ada juga yang terbuat dari sabut kelapa yang kemudian dipintal menjadi benang dan dijadikan karpet.

Jika anda berbelanja karpet pastikan itu terbuat dari bahan-bahan alami yang di proses menjadi bahan yang berkualitas dan entu saja bebas dari bahan-bahan beracun dan bahan yang ramah lingkungan.
Bahan-bahan sintesis contohnya adalah nilon, polyester, acrylic dan ditawarkan dengan harga yang cukup murah dan mereka mengklaim tahan dan kuat tetapi sebaiknya anda harus hati-hati dengan bahan-bahan kimia tersebut.
Sebelum anda berbelanja anda bisa brousing di internet jenis karpet yang akan anda beli dan tentu saja harga per meternya sehingga anda punya referensi harga karena biasanya toko penjual karpet menaikkan harga sampai 100 persen lalu terjadi proses tawar menawar.
Salah satu yang tidak boleh anda lupakan adalah sesuaikan dengan dekoratif ruangan anda dan pertimbangkan desain yang anda pilih tersebut.

Baca juga Lantai rumah modern

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *