Biaya administrasi pinjaman KTA sangat membebani

Kita selalu tertarik dengan KTA, kredit tanpa agunan, yang memberikan kesan mendapatkan pinjaman pribadi dengan segera dan mudah mendapatkan tanpa dikenakan biaya apapun. Walau demikian ada beberapa biaya lain yang dikenakan seperti biaya administrasi dan biaya ini sebenarnya juga cukup mencekik sehingga anda perlu perhitungkan sebelum mendapatkan pinjaman tersebut.




Maka sebelum anda memutuskan untuk meminjam melalui KTA, perhitungkan dahulu apakah anda benar-benar membutuhkan pinjaman tersebut melalui KTA, karena biaya administrasi yang dikenakan cukup mencekik itu bahkan melebihi tingkat suku bunga.

Jika anda meminjam untuk keperluan konsumtif sebaiknya anda menghindari dengan KTA dan bukan untuk keperluan beusaha atau menghasilkan uang, maka kemungkinan anda akan mengalami kerugian financial yang cukup besar.
Hal ini disebabkan bukan hanya biaya administrasi yang besar tetapi bunga yang dikenakan juga cukup tinggi, walau berbagai rayuan diberikan kepada anda dengan bungan yang rendah.

Masyarakat banyak yang menggunakan KTA karena keperluan yang sangat mendesak seperti keperluan berobat, uang masuk anak sekolah. KTA dijadikan sebagai pertolongan yang sangat kepepet dan keperluan dana yang besar dalam waktu yang singkat. Kalau dibandingkan dengan pinjaman lain maka KTA akhirnya menjadi pilihan karena tidak merepotkan.

Kebanyakan dari peminjam hanya melihat tingkat suku bunga, lalu seberapa cepat dana itu akan cair, alasan tersebut yang paling umum dari peminjam untuk memlih KTA daripada pinjaman lain.

Makanya tidak heran banyaknya iklan yang menawarkan suku bunga yang rendah dan dana cair dalam hitungan jam! untuk menarik minat peminjam sehingga alasan inilah yang menjadikan KTA menjadi pilihan dibanding dengan pinjaman lain.

Memang kita akui ada beberapa bangk yang menawarkan pinjaman dengan bunga yang rendah dibandingkan dengan pinjaman oleh pemberi pinjaman yang lain dan persyaratan yang ditawarkan cukup ringan. Baca juga dana keuangan dan pinjaman

Maka bank pun berlomba-lomba menawarkan pinjaman KTA dan mengedepankan keringanan bunga dan persyaratan ringan tersebut untuk menarik minat dari peminjam.

Untuk anda yang ingin meminjam melalui KTA perlu anda ketahui adalah anda harus berhati-hati dan mempertimbangkan tidak hanya suku bunga saja karena biaya lain yang harus anda bayarkan.

Hal ini peminjam harus membayar biaya adaministrasi sebelum melakukan peminjaman dan biaya ini besarnya tidak sedikit. Biaya ini cukup tinggi dan biasanya peminjam tidak memperhitungkan karena sering dilupakan oleh peminjam, dan yang memberi pinjaman tersebut seperti “mengaburkan” dana tersebut, dan tidak akan pernah disebutkan dalam iklan mereka.
Setelah utang berjalan baru mereka sadar tidak hanya bunga uang yang mereka bayar tetapi juga biaya-biaya lainnya itu.




Biaya yang biasanya dikenakan selain bunga adalah biaya Provisi yang merupakan biaya yang langsung dipotong dari jumlah utang, sehingga peminjam tidak akan menerima utuh dari jumlah pinjaman yang tercantum. Sebagai contoh pinjaman sebesar Rp 10 juta, biaya provisi sebesar Rp 250 ribu maka yang diterima Rp 9,75 juta.
Maka anda harus berhati-hati dengan biaya ini dan tanyakan langsung sebelum anda menandatangani perjanjian pinjaman, seberapa besar dana provisi ini akan dikenakan kepada anda.

Seumpama peminjam mengambil periode waktu pinjaman 12 bulan, kemudian di bulan ke 6 memiliki dana lebih dan menginginkan melunasi hutangnya.

Kejadian seperti ini kurang disenangi oleh bank, inilah mengapa kemudian ada bank yang mengenakan biaya denda yang cukup tinggi dan memberatkan peminjam yang ingin melakukan pelunasan lebih cepat.

Uniknya lagi yang memberi pinjaman atau bank tidak akan senang kalau anda melunasi hutang anda lebih cepat. Misalnya anda diwajibkan membayar utang anda selama 12 bulan, tetapi karena uang berlebih maka anda ingin melunasinya dalam enam bulan, maka bank akan mengenakan denda kepada anda, besarnya denda bervariasi antara tiap bank. Aneh bukan? Biasanya bank takut jika anda terlambat bayar atau kredit anda macet, ternyata kalau anda membayar untuk melunasi utang juga tidak disenagi bank bahkan dikenakan denda.

Kalau keterlambatan bank akan mengejar-ngejar anda itu sudah pasti. Mereka ingin selalu anda membayar dengan tepat waktu. Jika keterlambatan sudah pasti anda akan dikenakan denda, dan besarnya denda cukup bervariasi untuk setiap bank. jumlahnya bervasiasi sekitar tiga persen. dari angsuran anda.

Setelah anda dikenakan biaya provisi maka anda juga akan dikenakan biaya tahunan dan besarnya biaya ini dibebankan kepada peminjam, biaya ini biasanya cukup kecil sebesar Rp 50 ribuan, dan tidak semua pihak bank menggunakannya.

Biaya asurnsi juga dikenakan kepada anda tujuannnya jika anda terjadi sesuatu kepada anda seperti meninggal dunia, dan ada keluarga yang ditinggalkan maka pihak asuransi yang akan melunasi hutang anda tersebut, Jika tidak ada asuransi maka pihak keluarga atau ahli warislah yang akan melunasi hutang-hutang anda

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *