Arsip Kategori: Asuransi

Klaim asuransi yang selalu menjadi masalah





Klaim asuransi kebanyakan sering dikeluhkan oleh nasabah, sangat berbeda ketika anda mau menjadi nasabah perusahaan asuransi tersebut. Sales asuransi akan merayu anda sampai langit ketujuh seolah-olah anda merasa dilindungi 100% dan sangat indah kata-kata yang diberikan oleh sales atau marketing asuransi tersebut.
Ketika terjadi klaim terjadi konfrontasi yang besar dan emosi tidak jarang meledak oleh para nasabah dan ujung-ujungnya berakhir di pengadilan.

Keluhan para nasabah ini begitu banyak disampaikan pada media maupun media sosial, ada yang mulai dari hanya bertanya sampai mencaci-maki perusahaan asuransi tempat mereka menjadi nasabah.
Kalau kita lihat keluhan mereka di media, mereka secara terbuka menyebutkan nama dan nomor polis yang mereka pegang dan minta pertanggung jawaban dari perusahaan asuransi tersebut.

Baru-baru ini ada saya baca nasabah yang menyatakan kekecewaannya atas sebuah perusahaan swasta akibat klaim yang dituntut di tolak oleh perusahaan asuransi tersebut. Alasan si nasabah tersebut mengatakan penolakan klaim asuransi tersebut sangat mengecewakan.
Disitu disebut nasabah menjadi nasabah dengan produk manfaat pertanggungan dasar dan pertanggungan tambahan yaitu hospital.
Si Nasabah disebutkan terkena serangan typus di sebuah rumah sakit swasta di Medan. Disebutkan juga dia menjadi anggota sejak desember tahun lalu. Tapi beberapa klaim tersebut ditolak oleh perusahaan asuransi tersebut.

Hanya saja pihak asuransi belum memberi jawaban apapun di media tersebut. Kalau kita lihat penjelasan dari nasabah yang bermasalah tersebut hanya melihat dari sisi klaim itu sendiri tetapi bukan berdasarkan data-data dalam perjanjian dengan perusahaan asuransi tersebut. Alasan penolakan oleh perusahaan asuransi juga tidak disebutkan.

Sebaiknya jika memberikan keluhan di media seharusnya memberikan juga data dalam perjanjian dengan perusahaan asuransi tempat dia menjadi nasabah tersebut.
Sebagai contoh dalam perjanjian pertanggungan tambahan tersebut




1.Pastikan apa-apa saja yang di cover oleh perusahaan asuransi? Apakah termasuk penyakit typhus seperti yang dialami nasabah?

2.Jika ya berapa lama menjadi nasabah agar penyakit tersebut bisa di cover?

3.Dengan premi yang dibayar di rumah sakit dapat kelas berapa, dan  perusahaan asuransi tsb sudah bekerja sama tentunya.

4. Target setiap penyakit sudah ditetapkan setiap penyakit, dokter, obat-obatan dsb, jika melebihi target sisanya ditanggung nasabah.

Itu hanya sebagian contoh kecil yang sering diabaikan oleh nasabah (asuransi kesehatan) dan tidak membaca atau diketahui oleh para nasabah sehingga banyak klaim-klaim yang masuk ditolak oleh perusahaan asuransi.

Produk asuransi yang lain juga demikian halnya termasuk asuransi pendidikan, perjanjian dengan asuransi harus dibaca dengan detail dan jika tidak mengerti ditanyakan langsung kepada agent atau pejabat yang berwenang dalam perusahaan asuransi tersebut sebelum ditanda-tangani.

Kebanyakan sales atau marketing perusahaan asuransi juga tidak secara mendetail menjelaskan masalah klaim yang ditolak perusahaan asuransi. Malahan klaim yang ditolak jarang sekali dijelaskan pada nasabah. Umumnya yang dijelaskan manfaat dan keuntungan yang didapat jika menjadi nasabah, dan umumnya kata-kata yang manis dan gaya bahasa hyperbola yang diberikan oleh sales asuransi.

Bagi nasabah yang sudah dan belum pernah mengajukan klaim tidak ada salahnya mereview kembali perjanjian terutama dalam proses pengajuan klaim dan syarat-syarat yang harus dipenuhi. Sebenarnya tidak alasan perusahaan asuransi menolak klaim  jika syarat-syarat dalam perjanjian telah dipenuhi semua.

Baca juga Asuransi pendidikan sinarmas

Pendidikan kejuruan sangat penting saat ini





Pendidikan kejuruan ternyata mendapat tempat dan sangat penting industri saat ini. Tenaga-tenaga trampil sangat dibutuhkan sesuai dengan bidang masing masing.
Pendidikan seperti ini disebut dengan pendidikan vokasi. Pendidikan seperti ini jelas memperkuat daya saing bangsa terutama penggunaan dalam industri saat ini.

Kenyataan saat ini dapat dilihat bahwa pendidikan kejuruan lebih disukai dibidang industri, karena mereka langsung siap pakai sehingga tenaga mereka lebih cepat sesuai dengan penggunaan dari industri itu sendiri.

Ada banyak alasan mengapa anak-anak tersebut memasuki pendidikan kejuruan. Hal ini umumnya adalah ketidakadaan biaya untuk melanjutkan sampai keperguruan tinggi, maka mereka memilih jalur yang ‘siap kerja’ dengan biaya yang terjangkau.
Kebanyakan mereka ini memang dari golongan menengah kebawah dengan orang tua mereka yang hidup pas-pasan.

Ada sebab lain anak-anak tersebut memang lebih menyukai pendidikan kejuruan sesuai dengan hobbi mereka. Sebagai contoh mereka lebih suka mengutak-atik televisi atau sepeda motor atau mobil maka mereka memilih kejuruan yang setara dengan SLTA.

Untuk itu pemerintah harus jeli memanfaatkan tenaga-tenaga yang usia produktif ini dengan memperbanyak sekolah-sekolah kejuruan ternmsuk memperbanyak kejuruan yang telah ada selama ini.
Bahkan dinegara-negara maju seperti swiss pendidikan vokasi ini menempati 80% dari sekolah pendidikan dan sisanya sekolah keilmuan.




Dengan kemajuan teknologi informasi seperti sekarang ini maka penggunaan teknologi modern juga membutuhkan tenaga kerja yang trampil sesuai dengan bidangnya.
Untuk itu mindset berpendidikan juga harus dirubah dari sekarang. banyak ilmu yang dipelajari disekolah tetapi tidak ada gunanya secara langsung yang dipelajari.

Kebanyakan pendidikan kita mewajibkan pendidikan seperti yang sudah diatur dalam kurikulum sekolah yang juga terus berganti dengan bergantinya setiap menteri pendidikan.
Jika kita lihat negara yang sdang tumbuh dengan pesat ekonominya adalah China. Jika melihat masyarakat china sendiri sangat mudah menemukan tenaga terampil yang dibutuhkan oleh industri karena kebanyakan mereka itu langsung di didik menjadi tenaga trampil masing-masing bidang yang dikuasainya. Baca juga asuransi pendidikan

Jika kita lihat investasi China juga semakin banyak di Indonesia terutama di bidang manufaktur. Kalau kita lihat mereka itu sejak usia muda sudah langsung terjun ke dunia yang mereka tekuni sebagai contoh untuk menguasai mesin-mesin produksi yang memang dibuat di negara mereka sendiri.ntuk menghadapi

Jadi jelas bahwa pendidikan vokasi saat ini sangat penting apalagi untuk menghadapi persaingan global saat ini.
Pendidikan kejuruan seperti ini juga membutuhkan alat-alat yang tidak sedikit juga untuk praktek pada setiap siswanya. Peran pemerintah terutama pemerintah daerah menyediakan anggaran di APBD untuk mengembangkan pendidikan vokasi untuk menghadapi persaingan di dunia kerja dan industri.

Dapatkan pilihan asuransi terbaik





Untuk mendapatkan pilhan asuransi terbaik tentu saja dengan memberikan portal asuransi online dan juga dengan memberikan penjelasan kepada nasabah tatap muka atau ‘offline’. Penjelasan kepada calon nasabah secara terus menerus perlu dilakukan untuk menarik masyarakat menjadi nasabah sesuai dengan keperluan masing-masing.

Asuransi mobil terpecaya, Asuransi Car, asuransi pembangunan dan konstruksi selain asuransi umum seperi asuransi pendidikan, kesehatan, jiwa, kebakaran dan sebagainya adalah produk asuransi yang dikeluarkan untuk berbagai kebutuhan dari masing-masing perusahaan asuransi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Dengan kemajuan teknologi informasi yang sangat berkembang saat ini seperti internet memudahkan siapa saja atau calon nasabah yang ingin memasuki perusahaan asuransi. Kita bisa melihat berbagai pilihan yang diberikan terutama produk yang mereka jual untuk melindungi atau proteksi dengan asuransi sesuai dengan kebutuhan masing-masing nasabah.

Walau demikian tatap muka adalah progress selanjutnya dengan sales atau marketing dari setiap perusahaan asuransi kepada calon nasabah mereka.
Ketika anda ingin menjadi nasabah sebaiknya menanyakan setiap detail dari perjanjian yang akan ditandatangani. Anda perlu paham betul dan harus membaca secara detail setiap point tersebut.
Tanyakan lah jika ada yang meragukan anda dan tidak paham dengan perjanjian yang akan tandatangani.
Persoalan yang sering muncul adalah ketika klaim yang anda tuntut dan sering mengecewakan sehingga tidak jarang klaim seperti itu harus diselesaikan dengan proses dipengadilan.

Anda juga harus melihat ‘track record’ dari perusahaan asuransi yang akan anda masuki sebagai calon nasabah tersebut. Seberapa banyak perusahaan asuransi tersebut mengalami ‘sengketa’ klaim  dan mengecewakan dari nasabahnya dan seberapa banyak persoalan yang harus berakhir di pengadilan.

Hal-al tersebut bisa anda browsing di internet dan kasus-kasus semacam apa yang dialami oleh perusahaan asuransi tersebut dan bagaimana penyelesaian akhirnya dan tentu saja anda juga harus tahu kenapa kasus tersebut bisa terjadi dan kesalahan itu terletak dari pihak siapa.




Kebanyakan masalah juga terjadi pada pihak nasabah yang tidak membaca secara detail isi perjanjian, hal ini ditambah dengan marketing yang selalu mencoba memberikan penjelasan ‘hyperbola’ karena tujuan dari marketing agar tercapai target mereka mencari nasabah. Penjelasan secara terinci ini kadang tidak dijelaskan secara mendetail sehingga pada waktu terjadi klaim nasabah merasa kecewa atau malahan merasa ditipu karena tidak sesuai dengan keterang yang diberikan oleh pihak sales asuransi.

Kejadian seperti itu tidak jarang kita lihat diberbagai media. Anda bisa juga lihat terutama perusahaan asuransi yang akan anda masuki tersebut sehingga menjadi pertimbangan serius jika perlu anda minta penjelasan kasus tersebut.
Banyak nasabah mengeluhkan kalau bayar premi dikejar-kejar ketika giliran klaim susahnya minta ampun….
Walau demikian setiap perusahaan asuransi sebenarnya sudah mempunyai standar yang baku untuk mengajukan klaim, tetapi setiap perusahaan asuransi juga melihat kasus per kasus dengan klaim yang diajukan.

Dengan kemajuan teknologi informasi semua itu anda dengan mudah anda cari untuk mendapatkan pilihan asuransi terbaik sesuai dengan kebutuhan yang anda inginkan.

Baca juga Perusahaan asuransi berlomba seperti supermarket

 

Asuransi yang tidak ribet





Asuransi yang tidak ribet tentu semua harapan bagi semua calon nasabah yang ingin masuk asuransi terutama dalam klaim nya. Asuransi sesuai kebutuhan terus berkembang di masyarakat untuk itu perusahaan asuransi berlomba-lomba untuk mengeluarkan produk mereka yang terbaru sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Perusahaan asuransi juga harus melihat peluang yang ada terutama melihat perkembangan yang ada dimasyarakat. Apakagi untuk masyarakat menengah kebawah. Sebagai contoh Menteri kelautan dan perikanan Susi Pudjiastuti sangat gencar untuk membantu nelayan dengan mengeluarkan asuransi untuk nelayan.

Susi juga menegaskan hanya untuk nelayan bukan untuk anak buah kapal karena ABK yang bayar asuransinya adalah perusahaan tempat mereka bekerja.
Walau demikian jelas perkembangan asuransi jelas berkembang dengan cepat terutama mengeluarkan jenis produk yang baru untuk memberikan perlindungan dan kini lebih menjangkau untuk masyarakat dengan penghasilan kecil

Asuransi apa yang cocok berusaha mungkin itu adalah pertanyaan yang sering ditanyakan untuk pengusaha termasuk yang baru saja yang berjalan usahanya. Tujuan mereka jelas untuk melindungi investasi mereka jika terjadi sesuatu .
Kalau asuransi umum yang selama ini sudah kita kenal  asuransi kecelakaaan, kebakaran, asuransi rumah, asuransi perjalanan dan beberapa asuransi lainnya.

Perkembangan kebutuhan terutama dalam menjamin berusaha mengakibatkan perusahaan asuransi harus mengembangkan produk baru sebab produk dengan asuransi yang lama persaingan sudah jenuh seperti asuransi kesehatan, jiwa dan sebagainya sehingga ketertarikan masyrakat kepada produk yang lain terutama menunjang untuk kegiatan usaha sangat besar




Bagaimanapun juga setiap nasabah harus hati-hati dengan juga dengan perusahaan asuransi yang memberikan iming-iming kemudahan. Perusahaan asuransi tetap ingin mengambil untung dengan premi yang tetap anda bayarkan.
Kita masih melihat terutama dalam klain sering terjadi perselisihan antara nasabah dengan perusahaan asuransi. Hal ini tidak sesuai dengan perjanjina pertama yang telah disepakati bersama sehingga menimbulkan prselisihan dan harus berakhir di pengadilan.

Sebagai contoh sebuah harian lokal melaporkan perselisihan antara nasabah dan perusahaan asuransi dengan asuransi pendidikan. Tersebutlah seorang ayah mengasuransikan pendidikan untuk anaknya. Setelah sang anak menyelesaikan pendidikan SMA nya hendak masuk ke perguruan tinggi, ketika ditarik uang yang dijanjikan berbeda dengan pertama ketika perjanjian ditanda tangani. Nasabah tersebut meminta bunga 12 % pertahun seperti yang dijanjikan sementara pihak asuransi hanya mau membayar 4.5%. Saat artikel ini ditulis nasabah menggugat ke pengadilan perusahaan asuransi tersebut.

Untuk setiap calon nasabah ketika hendak memasuki perusahaan asurasi harus membaca dengan terliti perjanjian dengan perusahaan asuransi dengan detail. Sales atau marketing asuransi sering memberikan informasi yang tidak benar dengan produk yang mereka jual. Target dari sales adalah untuk mencari nasabah sebanyak-banyaknya tetapi mereka sering memberikan informasi yang melebuh-lebihkan dan ketika terjadi klaim maka persoalanpun terjadi dan tidak jarang harus berakhir di pengadilan.

Baca juga Perusahaan asuransi pembayaran dan klaim mudah tidak ribet

Asuransi hadir untuk membantu anda





Asuransi datang untuk membantu anda dalam menghadapi financial sekaligus untuk pasangan, anak dan juga orang tua. Perusahaan asuransi selalu menawarkan kelebihan-kelabihan yang mereka punya untuk memberikan perlindungan yang maksimal dengan berbagai kemudahan dalam pembayaran, klaim dan juga berbagai produk yang akan ditawarkan kepada anda.

Masyarakat juga semakin sadar akan hal berasuransi bukan hanya asuransi yang telah umum kita kenal seperti asuransi pendidikan, kesehatan, jiwa, kendaraan tetapi saat sudah berkembang produk yang lain seperi asuransi pengangkutan barang, banjir, kontraktor dan lain sebagainya. Untuk Indonesia masih tergolong baru produk yang dipekenalkan tetapi mungkin sudah lama beroperasi di berbagai negara terutama negara maju.

Hanya saja untuk menerapkan langsung hal-hal yang baru terutama di Indonesia perlu studi kelayakan dengan situasi di Indonesia terutama dalam peraturan pemerintah dalam mengatur dalam undang-undang terutama juga melibatkan Otoritas Jasa Keuangan, karena resiko yang dihadapi cukup besar. Jika salah bisa-bisa perusahaan asuransi tersebut bisa-bisa rugi dengan produk baru yang diluncurkan tersebut.




Untuk produk baru saat ini seperti produk asuransi kredit pembiayaan atau pembiayaan ritel, rencana pengembangan seperti asuransi untuk gangguan usaha, jasa pengiriman. Untuk tempat tinggal seperti rumah, rukan, ruko sehingga variasi produk asuransi semakin banyak dan bervariasi.

Untuk nasabah tentu ini sangat menyenangkan dan sekaligus mempertimbangkan produk asuransi sesuai dengan kepentingan masing-masing dengan tujuan untuk memproteksi sehingga mengurangi resiko yang mereka hadapi.
Secara teknis setiap perusahaan asuransi juga memikirkan dalam meluncurkan produk yang akan dijual kepada masyarakat tersebut. Pihak asuransi juga tidak akan berani mengambil resiko jika resiko sangat tinggi.

Jelas bahwa dengan meluncurnya produk baru dari asuransi lebih mendekatkan diri dengan hadir untuk membantu anda terutama untuk meningkatkan usaha sehingga mendongkrak pendapatan masyarakat.

Dengan meluncurnya produk baru maka akan menambah nasabah baru sehingga keuntungan perusahaan asuransi juga dengan segera bertambah.
Asuransi pembangunan seperti ini jelas bahwa merupakan solusi untuk asuransi terbaik dengan memberikan garansi yang terbaik pula.

Baca juga Perusahaan asuransi berlomba seperti supermarket

Memahami klaim asuransi pendidikan


Sangat penting untuk memahami asuransi termasuk asuransi pendidikan, sama juga seperti asuransi jiwa, kesehatan dan sebagainya. Pertentangan dan kesalahpahaman sering terjadi ketika saat klaim oleh nasabah tidak seperti yang mereka harapkan. Apalagi ketika sales asuransi memberikan penjelasan kepada nasabah sering melebih-lebihkan dari perjanjian yang sudah tertulis pada perusahaan asuransi. Membaca seluruh perjanjian sangatlah penting karena merupakan hak dan kewajiban sudah jelas tertera disitu. Kebanyakan nasabah tidak membaca secara seksama isi perjanjian tersebut.

Untuk asuransi pendidikan selain cara mengklaim yang penting anda pikirkan adalah waktu pengambilan uang klaim tersebut. Sebagai contoh ketika anak anda memasuki perguruan tinggi maka banyak biaya yang anda perlukan. Sementara pada uang anda perlukan uang yang anda butuhkan belum cair dari perusahaan asuransi tentu saja anda akan merasa kerepotan.

Klaim juga memerlukan waktu, dan kadang membosankan dan berbagai persyaratan yang harus anda penuhi dan kebanyakan nasabah asuransi tidak terpikirkan mereka sebelumnya. Apalagi setiap perusahaan asuransi memberikan pelayanan yang merbeda-beda pula. Keluhan-keluhan seperti ini banyak kita lihat di media sosial dan menumpahkan kekesalan mereka. Ada benarnya tetapi kebanyakan mereka tidak membaca isi perjanjian dan tidak pernah menayakan sebelumnya kepada agen atau perusahaan asuransi yang dan sudah menjadi nasabah.

Persoalan lain yang muncul adalah tidak tuntas menyelesaikan premi dengan jangka waktu yang sudah ditetapkan bersama atau putus ditengah jalan sehingga harus menutup asuransi mereka. Kebanyakan kasusnya seperti ini. Jika terjadi demikian apakah uang kembali atau hangus sama sekali. Asuransi pendidikan dan asuransi kesehatan atau asuransi jiwa pasti beda dalam penanganannya dan tentu setiap jenis asuransi tersebut melihat kasusnya walau dalam perusahaan asuransi yang sama.


Selain itu dalam industri perusahaan asuransi peraturan itu juga berubah-ubah dari tahun ke tahun diberbagai negara termasuk di Indonesia. Bukan hanya peraturan perusahaan asuransi itu sendiri tetapi peraturan pemerintah juga yang mengaturnya.
Suatu hal yang terpenting adalah pastikan kepada putra dan putri anda untuk menyelesaikan semua persyaratan yang diperlikan sebelum mengklaim asuransi pendidikan berdasarkan tanggal yang sudah ditetapkan.

Asuransi pendidikan sangat penting apalagi si pencari nafkah pada saat kritis dan kebanyakan sudah memasuki usia pensiun sehingga dana kebutuhan semakin menipis sementara anak belum selesai menempuh pendidikannya. Belum lagi pada usia tua mulai mengalami gangguan kesehatan bahkan sampai orang tua sebagai penyandang dana meninggal dunia. Asuransi pendidikan bisa sebagai penyelamat untuk membantu melanjutkan biaya pendidikan anak-anak mereka.

Jelas bahwa asuransi pendidikan bukan hanya investasi tetapi unsur proteksinya lebih kuat dari bebagai investasi lainnya. JIka anda berinvestasi seperti reksadana, saham atau emas bisa saja jumlah uang yang anda terima akan lebih besar dari asuransi sebagai jalan untuk membiayai pendidikan anak-anak anda tetapi kekurangannya tidak ada jaminan apa-apa ketika anda meninggal dunia. Auransi pendidikan memberikan santunan biaya pendidikan sesuai perjanjian pada asuransi pendidikan dengan premi yang wajib anda bayarkan.