Fabrikasi lembaran logam dan penggunaan




Fabrikasi logam dalam bentuk lembaran, gulungan, batangan dalam bentuk lainnya sangatlah banyak dengan berbagai aplikasi terutama dalam industri, perumahan dan berbagai bidang lainnya sangatlah luas

Untuk lembaran logam telah menjadi aspek dalam penggunaannya. Sebagai contoh saja banyak digunakan untuk pembangunan gedung. Baik material berupa logam yang lunak seperti plat putih, plat hitam yang terbuat dari besi, begitu juga dengan bahan yang terbuat dari aluminium.
Baja tahan karat seperti stainless steel juga juga tidak asing lagi untuk industri karena sifat yang tahan karatnya.

Logam lembaran akan lebih mudah difabrikasi untuk dipotong, ditekuk sesuai dengan keperluan masing-masing penggunaannya. Ada juga dilubangi atau yang dikenal dengan plat lubang. Setelah dilubangi kemudian difabrikasi untuk berbagai macam penggunaan lainnya. Artinya masih ada pengerjaan tingkat lanjut setelah dilubangi. Dipotong dan ditekuk adalah paling umum karena kemungkinan barang yang sudah jadi paling tidak setengah jadi.

Contoh lain seperti Rooling door atau pintu geser atau pintu yang diangkat dan diturunkan seperti kebanyakan pada toko di supermarket. Awalnya coil gulungan yang diperporasi kemudian dipotong menjadi lembaran yang disesuaikan dengan lebar pintu pada supermarket.
Umumnya rolling door yang ada di supermarket adala tipe yang manual untuk buka dan tutupnya. Sedangkan yang otomatis biasanya yang digunakan pada industri yang mana buka dan tutupnya menggunakan motor listrik.

Untuk perforasi plat gulungan atau lembaran seperti plat lubang jakarta yang bisa melubangi dalam bentuk gulungan maupun untuk yang lembaran. Untuk yang gulungan umumnya ketebalan 1.5 mm kebawah. Untuk rolling door kebanyakan dipakai plat gulungan dengan bahan color bond.

Umumnya produsen baja seperti Krakatau Steel (KS) memproduksi baja gulungan seperti HRC dan SPCC seperti plat hitam dan plat putih. Untuk menjadikan lembaran karus dipotong lagi di pabrik yang khusus mempunyai mesin untuk plat baja gulungan menjadi lembaran.
Umumnya gulungan baja yang banyak dijual dipasaran dengan lebar 1000 mm dan panjang 1220 mm. Kalau ukuran lembaran umumnya menjadi 1000 x 2000 mm dan 1220 x 2440 mm. Jika ada permintaan khusus maka panjangnya dapat disesuaikan pada pabrik pemotongan sesuai dengan kebutuhan.

Toko-toko penjual plat umumnya menjual dengan ukuran 1000 x 2000 mm dan 1220 x 2440 mm. Di indonesia dikenal lagi dengan ukuran “triplek” dengan ukuran 1220 x 2400 mm. Ini mengikatkan kita pada kayu lapis triplek. Umumnya untuk ukuran plat hitam dan putih biasanya dijual dalam ukuran triplek yaitu 1220 x 2440 mm sedangkan untuk stainless steel umumnya dijual dengan ukuran 1220 x 2440 mm.


Aplikasi untuk lembaran logam ini sangat luas. Istilah fabrikasi yang kita dengar mungkin agak sederhana seberti hanya membentuk sedkikit lembaran logam. Padahal penegertian dan pengerjaannya bisa sampai tingkat lanjut. Bgaimanapun juga lembaran logam menjadi kebutuhan pokok dalam kehidupan modern.

Untuk fabrikasi seperti plat lubang dan ekspanda metal dapat membaca artikel terkait http://www.jasabuat.com/2016/01/membuat-plat-lubang-ekspanda-bordes-dan.html

Untuk produksi plat lubang dan ekspanda metal dapat menghubungi kami
Sulungta.S
HP/WA 08121377368
Pin BB 2ACFAC84

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *