Harga per meter ukuran lebih disukai



Harga kawat ayam per meter umumnya lebih disukai pembeli daripada membeli dengan per gulungan, apalagi yang dibeli dalam jumlah yang sedikit seperti hanya untuk buat kandang ayam, kandang merpati atau kandang kelinci yang sederhana dan kebutuhan tidak terlalu banyak.

Sementara yang gulungan lebih disukai jika kebutuhan dalam jumlah besar seperti membuat pagar halaman untuk ternak unggas yang disesuaikan dengan ukuran halaman yang akan dipagari.
Ukuran kawat ayam dalam bentuk gulungan juga bermacam-macam. Ada gulungan besar dan ada gulungan besar. Tiap-tiap penjual kawat ayam ditoko-toko bangunan tersebut mempunyai ukuran sendiri-sendiri sesuai yang mereka punya di stock mereka. Walau dijual dalam bentuk gulungan ukuran panjang dalam meter akan disebutkan jika anda membeli. Yang jelas bahwa jika anda membeli dalam gulungan akan lebih murah jika membeli dalam meteran jika dihitung menurut panjangnya.

Jika anda membeli pastikan semua spesifikasi dengan kawat ayam atau jenis kawat apapun yang akan anda beli. Kawat ayam atau jenis kawat lainnya mempunyai spesifikasi seperti diameter kawat, bentuk lobang, lebar dan panjang lobang, kekuatan kawat serta berapa panjang dan lebar kawat yang anda butuhkan.
Setiap spesiifikasi yang berbeda akan mempengaruhi harga.
Biasanya pembeli akan langsung terpengaruh dengan harga murah yang ditawarkan oleh penjual tetapi kurang teliti dalam spesifikasi dan kualitas bahan yang diberikan oleh penjual.


Diakui bahwa untuk kawat ayam dan sejenisnya kebanyakan import dari negara lain khususnya China dan India yang dapat memberikan harga yang bersaing dengan produksi dalam negeri sekalipun.
Bisa dibilang barang-barang dari kedua negara ini membanjiri pasaran di Indonesia termasuk berbagai jenis kawat. Umumnya di Indonesia merupakan distributor dari kedua negara tersebut.

Baca juga  https://kawatayam.wordpress.com/

Sebagaimana diketahui China lebih menyukai hasil produk mereka membanjiri pasaran di berbagai negara termasuk di Indonesia. Sedangkan teknologi mesin-mesin justru dibatasi keluar dari negara mereka tujuannya agar produk mereka lebih bersaing di pasaran internasional. Harga mesin-mesin China bisa dibilang murah bila dibangkan dengan produk Taiwan sekalipun, apalagi Jepang, Eropa dan Amerika.

Untuk negara-negara Amerika dan Eropa selalu memberlakukan anti dumping terhadap produk dari China karena harga produk mereka murah sekali dan tentu saja akan memukul industri dalam negeri mereka sehingga menaikkan pajak yang tinggi terutama produk-produk dari China.
Walau demikian China juga tidak kehilangan akal agar bisa memasuki pasaran Amerika dan Eropa dengan memindahkan pabrik mereka ke negara-negara lain seperti Vietnam, Malaysia, Thailand dan termasuk Indonesia.
Jika ada pabrik di Indonesia yang langsung eksportnya ke Amerika atau Eropa dan bukan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri maka kemungkinan besar investornya dari China.
Hal ini sebenarnya cukup baik untuk menyerap tenaga kerja di Indonesia. Syukur-syukur kita menguasai teknologinya juga.

Jika anda tertarik untuk membeli kawat ayam atau sejenisnya bisa hubungi

Sulungta
HP/WA  08121377368
email : sulungta@yahoo.com
www.jasabuat.com

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *