Masalah tiruan dan mengatasinya



Masalah produk tiruan sering menjadi pusing pemerintah dan juga konsumen karena sangat merugikan negara dan perlu solusi untuk mengatasinya. Banyak dijumpai karangan masalah lambakan produk tiruan baik di produksi di dalam negeri maupun produk dari luar yang bisa masuk ke Indonesia. Jelas ini adalah produk ilegal umumnya tidak bisa diimpor dan dibatasi hanya untuk negara tersebut, memang banyak yang membawa sebagai cedera mata atau oleh-oleh tetapi banyak dijual di pasaran bebas di dalam negeri.

Produk-produk barang tiruan paling banyak berasal dari China, memang di negeri itu ada menjual produk barang tiruan tetapi hanya untuk pemakaian penduduk lokal, tidak bisa di ekspor karena akan menghadapi tuntutan hukum di negara lain. Walau demikian turis-turis asing tetap saja berminat dan berbelanja membelinya mulai dari berbagai produk seperti tas, dompet, pakaian, ikat pinggang, barang-barang untuk wanita  sampai barang-barang elektronik.
Lalu bagaimana dengan negara kita sendiri. Produk tiruan juga tetap ada tetapi tidak sehebat dari negara tirai bambu tersebut.

Langkah untuk mengatasi masalah produk tiruan tersebut tetap dilakukan oleh pemerintah baik di dalam negeri sendiri dan juga masuknya barang-barang impor. Undang-undang yang jelas telah menetapkan hal tersebut.
Bagaimanapun juga produk-produk tiruan ini selalu saja menggoda untuk sebagian orang agar mendapat keuntungan yang berlipat dalam waktu yang singkat. Jika anda sedang berbisnis terutama berhubungan dengan barang-barang merk terkenal anda pasti memastikan barang yang anda beli itu adalah yang asli dan bukan palsu.

Hal yang perlu diwaspadai adalah produsen yang meragukan. Apabila barang yang palsu tersebut beredar dan konsumen menerima barang yang cepat rusak maka akan mengahancurkan perusahaan pembuat barang tersebut serta reputasi anda sebagai pemasok barang juga akan kena dampaknya. Sebagai pebisnis tentu anda tahu rantai pasokan dari barang tersebut serta bagaimana cara memperolehnya. Hanya saja para pebisnis ini selalu mencari jalan pintas dengan banyaknya godaan dari pemasok barang-barang palsu tersebut.


Yang lebih berbahaya lagi adalah produk obat-obatan dan kosmetik juga dipalsukan atau ada produk tiruannya. Jelas ini sangat merugikan konsumen jika obat yang dikonsumsi tidak membawa kesembuhan apa-apa dan perelngkapan kosmetik dapat merusak bagian tubu seperti wajah bagi para pemakainya. Untuk kasus di tanah air juga sering kita dengar produk jamu juga banyak yang dipalsukan. Sungguh ironi bagi kita semua sebab jamu adalah produk tradisional kita yang sedah dipakai sejak ratusan tahun yang lalu dan sudah membawa khasiat bagi pemakainya karena dibuat dari berbagai tumbuh-tumbuhan yang ada di tanah air, itupun dipalsukan juga.
Khusus untuk bahan obat-obatan dan kosmetik Badan Pengawas Obat dan Makanan seharusnya bertindak lebih tegas terhadap obat-obat palsu dan membahayakan tersebut.

Lalu bagaimana dengan mesin-mesin. Hal yang sama juga berlaku hanya saja kalau mesin tidak ada efek langsung yang membahayakan seperti halnya obat-obatan dan makanan. Kalau mesin mempunyai desain hak cipta atau hak paten. JIka ada suatu negara meniru desain dari negara lain maka mereka akan menuntut hak atas cipta mesin tersebut. Biasanya desain mesin bisa saja ditiru tetapi biasanya tidak akan pernah persis sama kecuali mereka meminta lisensi dari asal pembuat mesin tersebut.
Mesin-mesin china juga banyak meniru dari negara lain seperti eropa dan Amerika tetapi mereka akan membuat sedikit beda dari aslinya. Hanya saja yang tidak bisa dibohongi adalah kualitas mesin yang dihasilkan.
Mesin plat lubang juga demikian. Mesin-mesin china juga mulai bersaing dipasaran hanya saja pada saat ini masih jauh kualitasnya dengan mesin buatan eropa dan Amerika termasuk dari Taiwan.
Mesin-mesin dari China juga terus memperbaiki kulitas mesin mereka. Untuk tipe yang sama akan ada selalu kelebihan yang berbeda dari desain sebelumnya. Artinya meeka selalu menyempurnakan desain yang ada sesuai dengan tuntutan konsumen seperti pada plat lubang surabaya

Jelas bahwa produk-produk palsu atau tiruan yang muncul merupakan ancaman yang serius bagi industri pembuatnya. Reputasi mereka bisa hancur dengan adanya peniruan tersebut.
Sebaiknya pembeli selalu membeli dari dealer resmi atau pemasok, cek semua label yang ada serta tanggal kadaluarsa jika ada.

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *