Memahami klaim asuransi pendidikan


Sangat penting untuk memahami asuransi termasuk asuransi pendidikan, sama juga seperti asuransi jiwa, kesehatan dan sebagainya. Pertentangan dan kesalahpahaman sering terjadi ketika saat klaim oleh nasabah tidak seperti yang mereka harapkan. Apalagi ketika sales asuransi memberikan penjelasan kepada nasabah sering melebih-lebihkan dari perjanjian yang sudah tertulis pada perusahaan asuransi. Membaca seluruh perjanjian sangatlah penting karena merupakan hak dan kewajiban sudah jelas tertera disitu. Kebanyakan nasabah tidak membaca secara seksama isi perjanjian tersebut.

Untuk asuransi pendidikan selain cara mengklaim yang penting anda pikirkan adalah waktu pengambilan uang klaim tersebut. Sebagai contoh ketika anak anda memasuki perguruan tinggi maka banyak biaya yang anda perlukan. Sementara pada uang anda perlukan uang yang anda butuhkan belum cair dari perusahaan asuransi tentu saja anda akan merasa kerepotan.

Klaim juga memerlukan waktu, dan kadang membosankan dan berbagai persyaratan yang harus anda penuhi dan kebanyakan nasabah asuransi tidak terpikirkan mereka sebelumnya. Apalagi setiap perusahaan asuransi memberikan pelayanan yang merbeda-beda pula. Keluhan-keluhan seperti ini banyak kita lihat di media sosial dan menumpahkan kekesalan mereka. Ada benarnya tetapi kebanyakan mereka tidak membaca isi perjanjian dan tidak pernah menayakan sebelumnya kepada agen atau perusahaan asuransi yang dan sudah menjadi nasabah.

Persoalan lain yang muncul adalah tidak tuntas menyelesaikan premi dengan jangka waktu yang sudah ditetapkan bersama atau putus ditengah jalan sehingga harus menutup asuransi mereka. Kebanyakan kasusnya seperti ini. Jika terjadi demikian apakah uang kembali atau hangus sama sekali. Asuransi pendidikan dan asuransi kesehatan atau asuransi jiwa pasti beda dalam penanganannya dan tentu setiap jenis asuransi tersebut melihat kasusnya walau dalam perusahaan asuransi yang sama.


Selain itu dalam industri perusahaan asuransi peraturan itu juga berubah-ubah dari tahun ke tahun diberbagai negara termasuk di Indonesia. Bukan hanya peraturan perusahaan asuransi itu sendiri tetapi peraturan pemerintah juga yang mengaturnya.
Suatu hal yang terpenting adalah pastikan kepada putra dan putri anda untuk menyelesaikan semua persyaratan yang diperlikan sebelum mengklaim asuransi pendidikan berdasarkan tanggal yang sudah ditetapkan.

Asuransi pendidikan sangat penting apalagi si pencari nafkah pada saat kritis dan kebanyakan sudah memasuki usia pensiun sehingga dana kebutuhan semakin menipis sementara anak belum selesai menempuh pendidikannya. Belum lagi pada usia tua mulai mengalami gangguan kesehatan bahkan sampai orang tua sebagai penyandang dana meninggal dunia. Asuransi pendidikan bisa sebagai penyelamat untuk membantu melanjutkan biaya pendidikan anak-anak mereka.

Jelas bahwa asuransi pendidikan bukan hanya investasi tetapi unsur proteksinya lebih kuat dari bebagai investasi lainnya. JIka anda berinvestasi seperti reksadana, saham atau emas bisa saja jumlah uang yang anda terima akan lebih besar dari asuransi sebagai jalan untuk membiayai pendidikan anak-anak anda tetapi kekurangannya tidak ada jaminan apa-apa ketika anda meninggal dunia. Auransi pendidikan memberikan santunan biaya pendidikan sesuai perjanjian pada asuransi pendidikan dengan premi yang wajib anda bayarkan.

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *