Pameran dalam negeri



Produk dalam negeri akan dikenal masyarakat dengan mengadakan pameran baik di dalam maupun di luar negeri. Setiap daerah di Indonesia seharusnya sudah ada semacam kalender rutin untuk memamerkan hasil produk daerah masing-masing baik industri, kebudayaan dan parawisata sesuai sengan masing-masing tujuan penggunaan setiap pameran itu. Sebagian daerah memang sudah melaksanakannya secara rutin yang umumnya berkaitan dengan ulang tahun kota yang bersangkutan. Sebut saja Jakarta yang sudah rutin melaksanakannya dan yang sangat populer begitu juga dengan Medan dan pameran kebudayaan seperti pesta Danau Toba di Parapat Sumatera Utara, serta daerah-daerah lainnya di Indonesia.

Mencintai produk dalam negeri salah satunya dengan mengadakan pameran agar dikenal oleh masyarakat luas dengan melihat langsung hasil atau contoh barang-barang yang dipamerkan. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui produk dalam negeri Indonesia yang berkualitas bagus, ekspor dan yang mendunia. Hal ini disebabkan kurangnya informasi yang mereka peroleh. Hal yang sederhana saja banyak produk makanan ringan yang sudah menembus pasar di luar negeri seperti Timur tengah dan Eropa padahal itu industri rumahan yang dimulai dengan usaha kecil artinya asli buatan dalam negeri.

Dengan adanya pameran masuyarakat yang sebelumnya tidak mengenal produk sendiri mereka akan mengenal dan mungkin memakainya. Hal ini termasuk sampai industri permesinan dalam negeri, jika di Jakarta selalu ada pameran di Kemayoran dan yang di undang untuk melihat pameran terutama adalah industri yang terkait dan juga masyarakat umum. Begitu juga dengan pameran otomotif sampai kepada alutsista yang tertentu untuk melihat pamerannya. Jelas dengan adanya pameran banyak manfaat yang diperoleh begitu juga produk luar negeri untuk menambah wawasan sehingga bisa kita memastikan apakah produk kita bisa memenangkan persaingan dengan produk luar.

Mencintai dan bangga menggunakan produk dalam negeri tidak cukup hanya dalam kata-kata ajakan saja, atau berbagai slogan tentang mencintai produk sendiri harus juga bisa bersaing dalam hal kualitas dengan produk luar apalagi harga lebih murah, walau harga sama mungkin masyarakat akan memilih untuk memakai produk dalam negeri. Hal ini sangat diperlukan upaya semacam opini cinta penyelamatan di era globalisasi dengan memberikan kualitas produk yang bagus. Jelas bahwa ekonomi kreaif bangga dengan produk dalam negeri dan perlu untuk melindungi agar produk kita tetap diminati.

Sebagaimana juga produksi plat lubang juga sering melakukan pameran terutama di Jakarta kegiatan di Pekan Raya Jakarta atau pameran khusus industri selalu memamerkan hasil produksi plat lubang dengan berbagai aplikasi yang sudah siap pakai. Pameran tersebut selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung dan traksaksipun langsung terjadi karena pada pameran umumnya memberikan potongan harga atau diskon dengan contoh produk pameran.
Plat lubang surabaya sebagai contoh untuk pameran yang dilaksanakan di Surabaya selain jakarta yang banyak dilaksanakan kegiatan pameran selain jakarta. Kegiatan pameran seperti ini sangat penting apalagi bahan seperti plat lubang belum terlalu banyak dikenal masyarakat dan penggunaannya juga masih terbatas khususnya di Indonesia. Seiring dengan pertumbuhan industri plat lubang juga marketnya juga semakin besar. Untuk plat lubang baca juga http://www.jasabuat.com/2016/01/membuat-plat-lubang-ekspanda-bordes-dan.html

Selama ini fakta yang kita lihat di lapangan adalah berbagai nama produk kita sering terpuruk di dalam negeri sendiri, selain mutu barang yang rendah juga harga juga tidak bisa menyaingi produk luar yang sejenis. Walau tidak semua daya saing yang rendah  sebagian produk tersebut ada yang go internasional.
Jenis-jenis produk yang bagus pasti akan diperlihatkan dalam pameran. Semua produk seperti elektronik, hp atau ponsel dengan berbagai merk adalah contoh-contoh yang paling diminati masyarakat luas dalam pameran untuk melihat produk teranyar yang dipamerkan sampai kepada  produk olahraga, pakaian, sepatu  dsb dan juga banyak yang kita lihat dalam iklan.


Kelemahan produk dalam negeri adalah umumnya karena kualitas sehingga kurang diminati dan ada semacam mind set dalam pikiran masyarakat kita lebih menyukai produk luar.
Bagaimanapun juga perlu dibuat semacan undang-undang penggunaan untuk melindungi terutama produk unggulan yang ada di dalam negeri yang merupakan wujud cinta produk dalam negeri.
Beberapa kelebihan dan keunggulan produk kita harus dipertahankan dan ditingkatkan agar masyarakat kita benar-benar menggunakan dan mencintai produk sendiri.

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *