Penyebab kanker serviks yang harus anda ketahui

Artis terkenal Indonesia Julia Perez meninggal dunia penyebab nya kanker serviks. Setelah berjuang selama dua tahun akhirnya Jupe meninggal karena kanker ganas yang menyerang kaum hawa tersebut.




Penyakit ini umumnya menyerang kaum wanita, tetapi jarang menyerang laki-laki karena tidak mempunyai rahim.
Kanker serviks disebabkan oleh HPV (Human papilomavirus) yang tersebar melalui hubungan seksual, yang terjadi kontak melalui kulit kelamin dan akibat pertukaran cairan tubuh dan juga karena seks oral.
Setelah melakukan hubungan seksual justru wanita akan terkena inveksi HPV dan beberap jenis dari HPV justru tidak menimbulkan gejala yang jelas, bahkan inveksi bisa hilang walau tanpa penanganan medis.

Sekitar 15 persen dari jenis HPV bisa berpotensi menghasilkan kanker serviks dan 70 persen wanita yang akan mengalaminya. Akibat yang ditimbulkannya dan gejalanya adalah semacam kutil (genital awards) yang tumbuh pada daerah kelamin dan tidak akan menyebabkan yang serius pada kaum adam. Hanya saja jika pria terinveksi HPV akan sangat berpotensi menularkan kepada pasangannya.

Sebagai contoh jika seorang pria berhubungan seks dengan PSK kemudian tertular HPV akan sangat berpotensi menularkan HPV kepada istrinya.
Hal ini yang menyebabkan Jupe pernah menggugat Gaston karena penyakitnya sebab Gaston suka bergonta-ganti pasangan. Ketika itu dijelaskan oleh Ketua Majelis Hakim untuk gugatan cerai oleh Jupe terhadap Gaston.




Hal ini bisa dijelaskan karena HPV beresiko materi genetik yang bisa dipindahkan berupa sel virus ke dalam sel rahim yang mengganggu kinerja sel dan tumbuh berkembang tidak terkendali. Inilah yang menyebabkan sel tumor dan berubah menjadi kanker.

Sejauh ini belum ada obat yang bisa menyembuhkan inveksi HPV dan virus tetap ada di dalam tubuh tanpa penanganan. Inveksi HPV juga bisa hilang dalam jangka dua tahun, untuk itu diperlukan vaksinasi HPV untuk menjaga kondisi tubuh.

Menurut penelitian  oleh medis Centers for Disease Control and Prenention (CDC) maka lesbian atau pria gay dan biseksual akan lebih mudah terserang 17 kali dan sangat berpeluang mengembangkan HPV.

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *