Penyebab keramik retak dan cara mengatasinya




Mengetahui penyebab keramik retak dan sebelum bagaimana cara mengatasinya sangat penting, apa menyebabkan keramik mudah retak? Mungkin karena kualitas yang tidak bagus, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memutuskan karena bahan yang tidak bagus.

JIka anda meletakkan keramik pada lantai beton maka keretakan dapat terjadi karena ketidaksempurnaan antara dua lempeng yang berbeda. Hal ini mengakibatkan ekspansi karena perbedaan tersebut sehingga begitu terjadi gelembung mengakibatkan keramik yang berada diatas akan pecah atau retak. Biasanya ini sangat mudah terjadi pada rumah yang terdiri lebih dari dua lantai dan biasanya terjadi keretakan pada ubin mulai pada lantai kedua.
Untuk mengatasinya maka biasanya dipasang semacam polimer yang dipasang pada sisi ruangan antara dinding dan lantai. Polimer akan bereaksi dengan menerima pengembangan dari lantai tersebut sehingga lantai tetap aman.



Belum lagi masalah lantai beton yang tidak rata, sehingga akan membuat keramik bisa terangkat keatas dan retak atau pecah. Untuk kasus seperti ini anda dapat mencongkel kembali pecahan keramik tersebut. Pastikan semua permukaan tersebut merata sebelum memasang keramik yang baru.

Selain permukaan yang tidak rata bisa juga terjadi nat yang rusak sehingga keramik terlepas. Anda harus membersihkan nat yang rusak tersebut. Anda dapat mencongkel atau mengorek serta membersihkannya. Angkat keramik jika belum rusak atau mengganti dengan yang baru, kemudian memasang kembali keramik dengan nat yang lebih baik.

Kesalahan dalam pemasangan juga paling sering terjadi sehingga antara satu keramik dengan keramik lain terlepas sehingga begitu dibebani atau diinjak menjadi pecah. Kesalahan seperti ini bisa terjadi di ruangan mana saja seperti ruang tanu, kamar tidur, kamar mandi dsb.
Lantai dapur modern selalu memperhatikan hal-hal seperti itu karena dapur merupakan paling sering dibebani atau dikunjungi pemilik rumah dan aktifitas paling tinggi pada ruangan rumah

Rumah minimalis modern lantai dua misalnya juga sering dijumpai hal semacam itu, ini disebabkan lantai dua lebih rawan ‘pergerakan’ keramik dibanding lantai satu. Untuk itu sering dipasang semacam polimer pada sisi-sisi ruangan untuk menahan pergerakan tersebut. Hal-hal seperti ini sering diabaikan atau mungkin juga belum diketahui yang memasang keramik khususnya dilantai dua atau lantai diatasnya.
Ruko 2 lantai minimalis modern contoh yang paling sering mengalami hal seperti ini.

Keramik yang tersedia dipasaran sangat beragam. Masalahnya adalah anda juga harus menyesuaikan dengan keramik yang rusak tersebut. Syukur jika anda mempunyai stok yang sama ketika lantai tersebut dibangun. Jika tidak maka anda harus ketoko bangunan membeli keramik pengganti yang sama model dan tekstrurnya.
Harga keramik juga sangat beragam. Sebagai contoh harga keramik lantai per meter di medan akan kurang lebih sama harganya untuk harga keramik di kota-kota besar lainnya.
Ukuran Keramik Lantai 40 X 40 Yang Umum Dipakai yang disesuaikan dengan ukuran rumah atau pengganti keramik yang rusak tersebut. Selain itu ada juga ukuran 20×20 cm dan yang besar 60×60 cm.

Kemungkinan lain adalah karena lantai menggelembung atau pop up dan biasanya yang paling sering terjadi adalah rumah dilantai dua atau lebih, akibat pergeseran lantai. Untuk mengatasi hal ini biasanya pada tepi lantai yang merapat ke dinding dipasang semacam polimer agar dapat menampung pergerakan lantai seperti yang telah disebutkan diatas.

Sebelum anda memasang anda dapat merendam dahulu keramik di dalam air agar daya rekatnya semakin kuat. Tujuannya agar pori-pori keramik terisi dengan air.

Baca juga Lantai rumah modern

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *