Pilihan bentuk atap yang cocok untuk rumah

Pilihan bentuk atap seperti atap datar (dak), atap standar, atap pelana, atap limas atau perisai tergantung keinginan masing-masing pemilik rumah seperti apa bentuk rumah dan model atap yang harus disesuaikan apalagi jika mereka membangun sendiri rumah untuk ditinggali. Lihat Harga atap baja ringan di jakarta




Kalau rumah yang sudah jadi maka pilihan sudah seperti yang sudah ada, kecuali mereka akan rombak kembali setelah dibeli, begitu juga dengan rumah yang telah dibangun oleh pengembang untuk didaerah perumahan yang umumnya dibangun seragam sesuai desain yang telah dibuat, apalagi untuk rumah minimalis sederhana maka atap yang dibangun umumnya seragam untuk memlilih harga atap paling murah

Sebagaimana diketahui fungsi atap sangat vital bagi sebuah rumah untuk melindungi penghuni dari panas dan hujan. Untuk era sekarang ini fungsi atap semakin meluas dan disajikan dengan beragam fungsi bangunannya mulai dari minimalis, vintage dan kontemporer. Apalagi atap juga bisa digunakan untuk menampung sinar matahari untuk mengubah menjadi energi listrik yang dikenal dengan solar cell, sehingga listrik bisa lebih menghemat untuk berbagai keperluan. Solar cell semakin populer pemakaiannya untuk rumah bangunan hijau dan menggunakan energi seefisien mungkin

Walau demikian atap juga harus disesuaikan dengan cuaca diwilayaj tertentu. Makanya setiap negara mempunyai bentuk atap yang berbeda-beda bahkan diantara atap itu juga ada yang unik.
Bagaimanapun bentuk atau model atap terutama di Indonesia mempunyai bentuk yang hampir sama walau ada perbedaan sesuai dengan bentuk rumahnya.

Bentuk yang pertama adalah atap standar yang banyak digunakan. Bentuknya miring kesatu arah. Bnetuk ini tidak runcing ditengah. Model seperti ini banyak digemari dan banyak rumah modern menggunakan model atap seperti ini. Penggunakan atap seperti ini juga seperti bangunan tambahan seperti gudang, tempat  menyimpan barang atau sejenisnya, Tujuan bentuk atap seperti ini untuk mengurangi tekanan angin, sehingga atap tidak mudah terangkat atau terhempas karena hembusan angin. Perlu juga anda perhatikan Kecurangan dan penipuan pengerjaan atap

Model atap datar atau dak juga banyak digunakan terutama  untuk rumah yang minimalis. Biasanya atap dibuat dengan material beton atau seng yang tebal.
Hanya saja kekurangan atap datar ini jika hujan maka air tidak dengan segera dibuang kebawah dan memungkinkan tergenang di atap sehingga kemungkinan air akan merembes kebawah atau kedalam rumah. Kekurangan lain lumut dengan mudah menempel. Maka perawatan dengan jenis atap datar seperti ini memerlukan perawatan yang lebih dan harus selalu tetap dibersihkan. Bandingkan Memilih atap genteng atau beton




Bentuk atap pelana dengan runcing ditengah atau bentuk segitiga merupakan bentuk yang paling popuer di Indonesia karena pemasangan yang mudah dan juga sederhana. Model seperti ini juga banyak digunakan dari rumah jaman dahulu kala sampai rumah bergaya modern. Hal ini disebabkan air hujan akan dengan mudah mengalir ke bawah sehingga sangat cocok digunakan untuk daerah yang curah hujannya tinggi atau iklim tropis seperti Indonesia. Lihat juga Kelebihan atap polycarbonate

Untuk atap berbentk limas atau perisai dibuat sudut kemiringan sebesar 30 sampai 40 derajat dengan bagian depan diberi atap tambahan lagi sehingga memecah kekuatan angin sehingga tidak merusak atap dan melindungi rumah dari terpaan sinar matahari apalagi dari bagian depan dan tinggi nya curah hujan di Indonesia.

Artikel lain Atap kaca yang cocok untuk rumah

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *