Rakyat AS catat rekor pinjam uang untuk beli mobil

Ternyata untuk memiliki kendaraan roda empat tetap memiliki prioritas bagi masyarakat AS, hal ini bisa terlihat dengan pembelian transaksi untuk mobil maupun truk di negara paman Sam tersebut




Dan uniknya untuk memiliki kendaraan tersebut mereka ternyata lebih mengutamakan dengan pinjaman daripada membeli dengan uang tabungan mereka. Tercatat ada sekitar 107 juta orang Amerika yang ngutang untuk beli mobil. Data ini dikeluarkan oleh Federal Reserve dari Bank o New York
Jadi kalau dihitung dari populasi rakyat AS berarti ada sekitar 43 persen yang ngutang untuk beli mobil

Sebenarnya Ini menjadi berita menggembirakan bagi penyedia modal untuk memberi pinjamam karena dinilai peminjaman itu telah berkembang pesat sebagai perbandingan ada hanya 80 juta orang saja yang meminjam untuk bei mobil pada 2012, karena pada saat itu orang AS lebih memilih rumah untuk dana pinjaman mereka pada saat itu.

Keadaan sekarang telah berubah, orang lebih suka meminjam untuk beli mobil dari pada punya rumah, dan terbukti peminjaman untuk beli mobil terus tumbuh sampai 2016, walau saat ini kegilaan untuk beli mobil mulai turun. Walau demikian untuk produsen mobil tahun ini amat menggembirakan bagi penjualan mereka.

Tetapi setelah diteliti diprediksi hanya enam juta orang yang mampu melunasi kredit kendaraannya. Jelas membahayakan bagi pemberi kredit untuk memberikan pinjaman membeli mobil atau truk, sehingga keadaaan ini menjadi terbalik seperti yang diharapkan.

Beth Yeager telah melihat sisi buruk dari ledakan pinjaman otomatis ini. Dia membantu menjalankan program Pathway of Hope untuk orang miskin di Salvation Army di Louisville, Kentucky.

Ini kadang menjadi dilema, banyak dijumpai peminjam seperti ibu dan juga anak muda yang harus berakhir di kantor polisi karena tidak dapat membayar cicilan mobil mereka. Jika kehilangan mobil mereka akan tidak bisa bekerja.

Dan mereka sangat benci dengan banyaknya spanduk yang menawarkan mobil ” Beli dan bayar disini, kredit mobil murah” Lalu kejadian yang berulang-ulang terjadi dengan adanya kredit macet.

Lucunya lagi banyak rakyat Amerika yang berpenghasilan rendah dan tidak memahami seluk beluk kredit dan mereka hanya senang kalau ditawari kredit mobil, sehingga dengan mudah menandatangani dokumen, padahal tingkat suku bunga bisa lebih dari 20 %.

Akibatnya sangat berdampak tidak hanya mendapatkan mobil, tapi juga untuk mendapatkan rumah dengan harga terjangkau semakin sulit karena sejarah kredit mereka yang buruk
Menurut data Fed, rumah semakin sulit untuk didapat tetapi sebaliknya mobil semakin mudah sesudah paska krisis pada tahun 2015 dan 2016.




Pada akhirnya kesimpulan adalah apakah akan terus membayar cicilan kredit dari mobil apa lebih mengutamakan untuk makan terus? Hanya yang menjadi persoalan adalah untuk “mobil untuk bekerja”
Itulah sekilas gambaran penjualan mobil dengan pinjaman bagi rakyat AS,
Untuk kita rakyat Indonesia kondisi seperti itu tidak perlu ditiru, minjam uang untuk beli mobil, akhirnya kredit macet, lebih baik naik angkot aja ah…….

Baca juga pinjaman pribadi segera

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *