Arsip Tag: bandung

Memilih bahan baja yang berkualitas

Untuk memilih bahan baja yang berkualitas dan bagus apalagi harganya yang murah tentu menjadi keinginan bagi semua yang sedang perlu dan sedang belanja bahan baja untuk keperluan mereka.
Hal ini yang sering menjadi panduan adalah distribtor atau toko yang bisa menjamin kualitas barang yang mereka jual.



Bagi pembeli dalam jumlah yang kecil mungkin mereka hanya percaya saja dengan barang yang ditawarkan oleh penjual dengan hanya melihat bentuk fisik dari material tersebut, seperti ukuran tebal, panjang dan lebar. Kalau kandungan dari material tersebut ada juga yang menanyakan. Penjual seperti toko mungkin ada mempunyai sertifikat dari pabrik pembuat dan negara mana asala dari plat tersebut.

Material yang paling sering ditanyakan adalah baja tahan karat atau stainless steel. Kemungkinan pabrik asal pembuat bahan tersebut misal apakah Jepang, Taiwan, atau buatan Krakatau Steel. Bahan stainless steel yang paling banyak dipasaran adalah SS 304, SS 201 dan SS 316. Umumnya dalam bentuk lembaran baja. Bahan ini tahan terhadap korosi, klorida dan air laut. Untuk SS 316 sering digunakan untuk produk bahan makanan dan juga pabrik-pabrik bahan farmasi.
Begitu juga bahan untuk peralatan masak, otomotif banyak menggunakan stainless steel.

Bahan dengan Stainless Steel setiap pengguna sangat sentif dengan bahan material yang akan mereka beli. Jika kualitas bahan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi dengan standard  maka mereka akan mengalami kerugian yang besar apalagi dengan jumlah pembelian yang cukup besar sebab bahan stainless steel cukup mahal.
Makanya penjual juga tidak heran jika pembeli menanyakan banyak hal jika membeli bahan untuk stainless steel seperti pembuat dan meminta sertifikat untuk memeastikan kandungan yang ada pada stainless steel.

Keuntungan sebagai penjual apalagi distributor bisa mengajukan komplain jika material tersebut banyak keluhan datang dari pelanggan mereka terutama dari spesifikasi yang mereka minta. Parik pembuat pun harus menyesuaikan kembali kualitas bahan yang mereka hasilkan.

Begitu juga bahan untuk plat lubang. Penggunaan material stainless steel dari pelanggan banyak membutuhkan bahan tersebut untuk diperforasi. Bahan dengan Stainless steel keras dan alot sehingga ketebalan sangat diperhitungkan sebelum diperforasi dan tentu saja ukuran lubang dari perforrasi itu sendiri.
Untuk bahan SS 304 mungkin yang paling umum dikerjakan rata-rata untuk ketebalan 3 mm kebawah. Hal ini harus disesuaikan pukulan tonase yang dimiliki mesin perforasi dan ukuran lubang yang dipakai.



Masalah yang paling sering dialami adalah punch yang patah, bukan hanya kerugian pada penggantian punch yang patah ada kemungkinan material juga rusak atau rijek sehingga harus ada penggantian. Hal ini tentu kerugian bagi pihak pabrik jasa buat perforasi sehingga keuntungan jasa semakin kecil malahan bisa rugi.
Apalagi untuk bahan seperti SS 201 dan 316 umumnya lebih alot dari SS 304.

Untuk bahan yang menggunakan SPCC dan SPHC atau plat putih dan hitam tidak se ekstrim untuk Stainless steel. Untuk bahan SPCC dan SPHC yang lebih sering menjadi perhatian adalah ukuran tebal, panjang dan lebar.
Untuk ukuran lembaran umumnya ukuran tebal, panjang dan lebar bahan stainless steel lebih presisi dari SPCC dan SPHC ini bisa kita check dari panjang masing-masing diagonalnya.

Untuk pengerjaan perforasi lembaran panjang diagonal dari lembaran harus di check terlebih dahulu. Jika selisih dibawah 10 mm masih OK untuk diperforasi jika lebih perforasinya akan miring.

Untuk bahan-bahan material lembaran dengan mudah akan anda dapatkan  terutama kota-kota besar seperti Jakarta sebagai ibukota, kota lainnya seperti Surabaya atau Bandung dan berbagai kota besar lainnya.
Untuk di daerah sangat tergantung kepada letaknya. Tergantung sebanyak apa penggunaan sehingga memungkinkan untuk toko yang menyediakan. Jika tidak anda harus mencari kota-kota lain yang terdekat.

Baca juga Plat lubang jakarta