Arsip Tag: Keberadaaan seseorang sulit dilacak dengan Telegram

Mengapa aplikasi telegram di blokir ?

Telegram di blokir

Pemerintah secara resmi menutup aplikasi telegram

Pemerintah secara resmi memblokir aplikasi telegram Hal ini tentu saja timbul pro dan kontra dengan ditutupnya aplikasi tersebut apalagi bagi orang yang selama ini sudah terbiasa memakai aplikasi telegram dalam berbagai versi baik komputer ataupun aplikasi di HP.




Seperti diketahui bahwa a telegram adalah buatan Rusia dan pendiri nya adalah Pavel Durov dan merupakan aplikasi pengirim pesan instan dalam berbagai multiplatform populer dengan perangkat mobile seperti Android OS X, Windows phone, Ubuntu Touch dan juga di perangkat komputer seperti Windows atau Linux.

Telegram sistem keamanannya sangat baik maka tidak heran digunakan oleh para teroris dalam berkomunikasi.
Aplikasi ini sudah diketahui oleh pakar intelijen dipakai oleh para teroris seperti ISIS.
sebagai contoh ISIS melakukan serangan di Paris pada tahun 2015 mereka menggunakan aplikasi telegram dalam penyerangan dan menyebarkan propaganda Selain itu ISIS juga menggunakan aplikasi tersebut untuk merekrut tenaga-tenaga baru dan serangan di Berlin pada tahun lalu juga ISIS menggunakan aplikasi tersebut kemudian diketahui dipakai ISIS di Raqqa.

Walau diketahui begitu aplikasi ini tidak mendapat tekanan formal dipakai kelompok ISIS di platformnya sampai sekarang.
Sebenarnya pemerintah Rusia juga mengancam akan melarang aplikasi tersebut tetapi CEO telegram Pavel Durov yang juga berasal dari Rusia memberikan informasi tentang perusahaan pemerintah Rusia dan memberikan informasi bahwa perusahaan nya dapat dipercaya karena teroris juga menyerang serangan mematikan di St. Petersburg yang menewaskan 15 orang waktu itu.

Pemerintah Rusia hanya menginginkan telegram untuk memberikan informasi para penggunanya karena perdebatan akan terus berlanjut artinya pemerintah Rusia bisa mengawasi dari pintu belakang yang merupakan badan intelijen yang bisa mengakses telegram untuk melawan aksi teroris dan hal ini disetujui

Lalu Kenapa aplikasi ini sangat disukai oleh para teroris? bukan aplikasi lain seperti WA? Sistem keamanannya jauh blebih baik, komunikasi digital nya juga sulit dilacak. Penggunanya hampir 100 juga pada tahun 2016. dsn enskripsi end-to-end sangat baik yang mengetahui hanya pengirim dan penerima yang dapat mengakses pesan.
Obrolan rahasia dan terbuka bisa digunakan dalam satu platform.




Seperti aplikasi lainnya telegram juga bisa menjadi saluran komunikasi dalam grup pesan pribadi atau obrolan rahasia dalam satu platform. Untuk saluran terbuka siapa aja bisa bergabung dan ini digunakan oleh kelompok teroris untuk merekrut anggota baru dan menyebarkan propaganda kemudian obrolan rahasia dipisahkan dan dilindungi dalam bentuk enkripsi yang canggih tersebut

Kombinasi seperti ini digunakan oleh ISIS sebagai pusat komando dan kontrol kontrol semua mereka berkumpul dalam telegram kemudian mereka menggunakan berbagai platform informasi lalu juga menyebar ke Twitter dan ke Facebook.

Obrolan rahasia ini merupakan fungsi yang sangat penting bagi teroris seperti ISIS. Mereka sangat menyukai platform ini dan mereka cenderung untuk memperbesar obrolan rahasia tersebut. Enkripsi end to end ini sebenarnya dipunyainya juga oleh WhatsApp dan Viber tapi telegram mempunyai fungsi lanjutan penghitung waktu menghilangkan obrolan. Artinya beberapa menit setelah dibaca obrolan akan hilang dikedua perangkat , pengirim dan penerima.

Untuk itu jangan heran aplikasi ini sangat disukai teroris dan mereka dengan cepat mengembangkan organisasi. Mereka dapat memberikan video setelah serangan pada fitur obrolan rahasia dan segera melancarkan nya melalui 1000 pengikut pada saluran propaganda.

Uniknya lagi kartu SIM yang anda gunakan tidak harus sama untuk membuka aplikasi.
Hal ini akan membuat keberadaan dari teroris sulit untuk dilacak.

Aplikasi lain sebelumnya yang disukai ISIS adalah Twitter Begitu juga dengan Facebook dan Instagram tetapi sejak keberadaan telegram mereka semuanya pindah kesana.




Lalu apa reaksi Telegram sendiri ? Telegram juga menutup saluran ISIS setelah serangan Paris 2015 yang lalu.
Bagaimana pun Telegram tidak bisa secara langsung akan mematikan ISIS karena tidak bisa secara selektif orang yang mau menjadi anggota. Telegram bisa melacak keanggotaan ISIS tetapi tidak bisa mematikan akun siapapun. Jika saluran ISIS ditutup mereka dengan mudah mengganti dengan saluran lainnya. Setiap saluran bisa dibuat dalam 30 detik. ISIS sendiri membuat 50 saluran dalam menyebarkan propaganda.

Atas dasar itu maka tidak heran pemerintah menutup aplikasi ini di tanah air. Walaupun tidak akan mematikan jaringan terrorist, mereka akan pindah ke aplikasi lain. Tapi sejauh ini aplikasi telegram memang canggih karena sulit untuk melacak nya.