Arsip Tag: Marlina sipembuhuh masuk nominasi film Cannes

Marlina si Pembunuh, Bakal Dirilis di Hooq

Marlina si Pembunuh, Bakal Dirilis di Hooq

Marlina si Pembunuh, Bakal Dirilis di Hooq dan merupakan produksi kelima

Judul film Marlina si Pembunuh, yang bakal di rilis di Hooq untuk menampilkan film-film Asia karena nuansa asia juga ingin ditampilkan dalam film-film tsb karena selama ini lebih sering di dominasi leh film-film barat seperti film-film buatan Hollywood

Thema yang dipilih  termasuk film-film dengan drama, percintaan, komedi dan thema lainnya  yang merupakan produk orisinil Asia yang lebih banyak lagi untuk memenuhi selera konsumen yang beragam dalam menonton film.
Ini sebenarnya peluang yang besar untuk merebut pasar selain dengan menonton secara konvensional dengan datang ke bioskop-bioskop kesayangan dikota anda.




Perlu anda ketahui juga bahwa film ini juga yang masuk nominasi dalam Festival Film Cannes dan juga akan ditargetkan akan tayang juga pada bioskop direncakanakan pada akhir 2017.

Seperti apa yang dikutip dari Peter Bihos yang merupakan CEO dari HOQQ dalam siaran pers mengatakan..”Ada permintaan yang tinggi dari pelanggan kami untuk film-film Asia berkualitas yang diceritakan berdasarkan perspektif orang Asia”
Film Asia lainnya “On The Job” yang mengisahkan film kriminal di Filipina merupakan produksi dari film-film tsb.
Ini adalah kelima produksi orisinil untuk film yang orisinil pertama untuk ditayangkan HOQQ yang dirilis dengan film durasi penuh.

Mouuly Surya adalah sutradara Indonesia, produser dan co produser Rama Adi dan Fauzan Zidni untuk film ini.
Marlina si pembunuh menceritakan kisah seorang janda asal Sumba yang memenggal kepala seorang laki-laki kemanapun membawa kepala tsb jika teman-teman silaki-laki tsb merampok dan melecehkan dirinya.

Bagaimanapun juga harus diberi apresiasi setinggi-tingginya agar film-film Indonesia bisa berjaya kembali paling tidak di negeri sendiri, soalnya gempuran film-film Hollywood sampai sekarang sangat sulit sekali dibendung. Persentase orang ke bioskop nnton film Holywood dengan film Indonesia jauh sekali.
Bagi produser dan sutradara Indonesia agar lebih semangat untuk menghasilkan film-film bermutu karena selama ini film-film Indonesia kebanyakan menghasilkan film-film horor murahan, fim agak keporno-pornoan untuk menarik minat konsumen untuk menonton.
Dengan masuknya nominasi ajang-ajang film Internasional maka film-film Indonesia juga ditonton di negara lain paling tidak menjadi tuan rumah di negeri sendiri.