Arsip Tag: Masyarakat dapat mengunakan Simpang Susun Semanggi

Simpang Susun Semanggi sudah bisa digunakan

Simpang Susun Semanggi

Simpang Susun Semanggi sudah dapat digunakan oleh masyarakat tapi peresmiannya pada 17 Agustus 2017 oleh President Joko Widodo

Simpang Susun Semanggi sudah bisa digunakan walaupun peresmiannya nanti pada 17 Agustus 2017 oleh Presiden Joko Widodo.
Pembangunan nya sendiri memakan waktu 1.5 tahun yang mana dikerjakan oleh kontraktor Wijaya Karya yang ditetapkan oleh Ahok sebagai gubernur DKI pada waktu itu.




Bahkan Djarot sebagai wakil gubernur pada waktu itu mengatakan ” Pak Ahok dengan berani mengambil keputusan dan menetapkan Wijaya Karya sebagai kontraktor proyek ini, namun dengan syarat harus selesai 1.5 tahun. Tantangan tersebut dijawab oleh anak-anak muda dan pembangunan nya pun cepat selesai bahkan dua bulan dari yang direncanakan”

Selain biru Ahok juga dengan berani mengambil keputusan dengan menetapkan PT.Mitra Panca Persada (MPP) untuk membangun fasilitas umum sebagai kompensasi terhadap lantai bangunan.
Keputusan ini juga diamini Saefullah sebagai Sekertaris Daerah Provinsi DKI yang juga turut serta dalam pengambilan keputusan tersebut.

Pengoperasian ini sudah sah dan dapat digunakan oleh masyarakat dan menyusul diserahkannya sertifikat layak fungsi yang dikeluarkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan rakyat yang diberikan kepada Gubernur DKI saat ini Djarot Saiful Hidayat pada hari Jumat malam (28/7/2017)
Saat itu open traffic juga langsung dilaksanakan sebagai uji coba.

Jika anda coba hanya butuh waktu tiga menit hingga ke pintu keluar yang berada di jln jendral Sudirman dan tidak jauh dari halte Transjakarta bendungan Hilir dan anda akan langsung bergabung dengan jalur biasa.

Simpang Susun Semanggi ini memiliki panjang 796 meter yang menggunakan jl Gatot Subroto ke arah bundaran hotel Indonesia dan lintasan kedua yang panjangnya 826 meter yang menghubungkan Grogol menuju Blok M.

Dengan adanya Simpang Susun Semanggi ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan sebesar 30 % dimana kendaraan yang saling menyilang akan terpisah. Saat ini total kendaraan yang melintas di Semanggi sekitar 250.000 kendaraan perharinya.
Pada jam jam sibuk diperkirakan 6.95 menit perkilometer dan akan turun menjadi 3.54 menit perkilometer nya. Dan jelas akan memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap arus lalu lintas di kawasan sekitar Semanggi.




Walaupun demikian kendaraan pribadi akan terus bertambah setiap tahunnya sehingga kemacetan di jalan Sudirman – Thamrin tak akan terelakkan. Untuk itu pelayanan bus Transjakarta sangat diperlukan terutama di koridor blok M – kota pada jam jam sibuk dan juga pengguna mobil pribadi menggunakan transportasi umum.
Hanya saja kemacetan hanya berkurang sekitar 30 % itu karena motor tidak boleh lewat dan yang hanya boleh lewat adalah mobil.

Dalam pidatonya Djarot mengatakan bahwa proyek Simpang Susun Semanggi sudah memenuhi syarat standar kelayakan. Dia sangat berharap karya anak bangsa ini bisa membawa kebaikan kedamaian dan tentu saja menjadi prestasi tersendiri bagi bangsa.