Arsip Tag: Melihat sejarah kredit dengan BI checking

BI Checking untuk menelusuri sejarah kredit anda

BI checking dapat digunakan untuk melihat sejarah kredit anda. Mungkin kita di Indonesia atau anda sendiri mungkin kurang paham mengenai sejarah kredit anda sendiri. Kalau diluar negeri hal ini sudah sangat umum sehingga bank atau lembaga keuangan dengan mudah akan memberikan kredit atau pinjaman layak atau tidaknya anda menerima utangan atau tidak.




Informasi atau sosialisasi dari BI checking itu sepertinya agak kurang sehingga banyak yang sudah terbiasa dengan utangan ke bank saja pun banyak yang belum tahu tentang BI cheking, sehingga ketika mengajukan proposal peminjaman kepada bank atau lembaga keuangan yang dikelola swasta sekalipun banyak permohonan mereka yang ditolak.

BI cheking merupakan sarana adanya data peminjam yang dinilai mulai dari angka 3 sampai angka 5.  Angka 5 menunjukkan sejarah kredit paling buruk. Nilai dari angka ini merupakan catatan kredit buruk dari peminjam, atau adanya tunggakan sampai beberapa bulan. Dengan adanya penilaian dari BI cheking tersebut akan kesulitan mendapat pinjaman pribadi segera atau bentuk apapun pinjaman yang diperlukan oleh seseorang yang telah ada datanya pada BI Checking tersebut. Bank akan memberikan notifikasi sehingga kemungkinan besar akan kesulitan untuk mendapat pengajuan kredit nya.

Untuk itu sebelum mengajukan aplikasi untuk kredit sebaiknya anda memeriksa kembali tentang sejarah kredit anda di BI Checking. Anda bisa mengunjungi situs Bank Indonesia, klik “moneter” dan dilanjutkan dengan “Biro Informasi kredit” lalu dijanjutkan dengan “Permintaan IDI Historis”

Dalam aplikasi permintaan IDI Historis anda akan menemukan sebuah formulir data pribadi dan and diminta untuk mengisi formulir tersebut, setelah anda mengisi lalu kirimlah formulir tersebut dan tunggu jawabannya via e-mail. Lamanya waktu anda menerima balasan bervariasi antara tiga hari sampai satu minggu.

Setelah anda mendapat balasan dari BI, maka anda akan mengetahui nama anda masuk ID historis anda “hitam” atau tidak, jika anda tidak pernah melakukan kredit atau pinjaman atau melakukan pinjaman tetapi membayar dengan tepat waktu maka nama anda tidak akan tercatat atau catatan buruk mengenai sejarah kredit anda, sehingga anda dengan mudah mengajukan pinjaman misal seperti KPR. Baca juga dana keuangan dan pinjaman




Para pemberi pinjaman juga akan melakukan hal yang sama untuk menelusuri sejarah kredit anda tersebut ketika anda melakukan pinjaman atau kredit, jika sejarah kredit anda buruk, maka besar kemungkinan pengajuan pinjaman anda akan ditolak.

Artinya jangan pernah anggap remeh masalah BI cheking dan anda juga harus hati-hati dengan kredit anda. Pernah ada kejadian terhadap seseorang yang melakukan pinjaman untuk sepeda motornya.Ternyata pembayaran sering macet dan menjual dengan over kredit sepeda motor tersebut, ternyata sipembeli kedua juga melakukan hal yang sama dengan cicilan nya juga macet. Sipembeli pertama sangat kaget karena setelah melihat BI cheking nya juga dihitung terhadap pembeli kedua.

Lalu masalahnya jika anda sudah melunasi semua tunggakan anda tetapi anda tercatat sebagai “black list” bagaimana cara mengatasinya?
Mintalah semua bukti pelunasan kredit anda, kemudian bukti-bukti tersebut anda bawa dan surat balasan BI anda terkena black list ke kantor BI yang terdekat. Pengurusan BI Checking ini gratis atau tidak ada pungutan biaya apapun. Jika semua dokumen yang dibutuhkan lengkap maka status black list tersebut akan hilang, dan pengajuan kredit atau pinjaman akan semakin lancar.