Tiga tersangka terroris ditembak mati di London

Serangan teroris di London kali ini menggunakan pisau dan menabrakkan mobil di kerumunan orang

Aksi teroris kembali memakan korban dengan tewasnya enam orang teroris yang ditembak polisi dan kini sedang menahan dua orang tersangka.  Kejadian bermula dari sebuah mobil van yang meluncur dan menyusuri pejalan kaki di Jembatan London dan beberapa restoran. Serngan ini disebut model baru teroris yang mematikan.




Polisi sendiri mengatakan pada sebuah konerensi pers ada 6 orang yang terbunuh, dan tiga orang ditembak mati seketika terhadap penyerang tersebut. Sedangkan layanan ambulance di London mengatakan ada sekitar 48 orang yang diangkut ke rumah sakit terdekat.

Saksi mata juga mengatakan bagaimana mayat yang penuh darah di Jembatan London dan juga di Pasar Borough yang letaknya berdekatan yang merupakan pusat dan dan Landmark di London. Hal ini menimbulkan pertanyaan juga terhadap layanan oleh Polisi karena penyerangan kali ini dengan menggunakan cara yang “sederhana” tetapi mematikan, tetapi upaya tersebut gagal untuk mencegahnya.

Akibat serangan itu membuat panik warga London terutama disekitar kejadian yang mana pada saat itu pada malam hari yang sejuk dan orang-orang pada ramai keluar rumah untuk memenuhi restoran dan tempat perbelanjaan dan juga untuk makan dan minum.

Pada Sabtu malam seperti itu pub-pub padat dengan pengunjung, ketika insiden tersebut terjadi para pengunjung melempari kursi, botol, dan gelas ketika penyerang menggunakan pisau untuk memotong jalan untuk menerobos kerumunan orang, Banyak turis sangat kaget dengan kejadian tersebut. Polisi tersebut juga insident tersebut diklarifikasikan dengan terorist.

“Ini merupakan insident teroris yang mengerikan” demikian dikatakan oleh Perdana Menteri  Inggris Theresa May ketika sepulang kampanye di  Downing Street 10 London. Untuk sementara kampanye nya  untuk pemilihan umum tersebut dihentikan sementara yang jadwalnya direncanakan pada Kamis depan.

Sementara walikota Sadiq Khan mengeluarkan pernyataan yang mengecam “ Serangan yang disengaja terhadap orang-orang yang tidak berdosa di kota London ketika mereka menikmati Sabtu malam mereka”

Orang London jangan sampai khawatir dan jangan membiarkan terorist mengganggu kehidupan sehari-hari terutama pada pemilihan hari Minggu yang akan datang. Walau demikian orang London lebih banyak mengharpkan polisi di jalanan, demikian dikatakan Khan pada minggu pagi.

“Kami tidak akan membiarkan itu, kami tidak akan dikuasai teroris” demikian kata Khan

Ketika penyerang langsung ditembak mati oleh pihak yang berwenang demikian dikatakan Mark Rowley , Asisten Komisaris Polisi dalam sebuah konerensi pers

Rowley mengatakan orang itu tidak menggunakan bahan peledak, walau dalam photo ada seorang yang melekatkan rompi pada tubuhnya ternyata itu palsu dan merupakan tipuan.

Sabtu ini merupakan serangan bagi Inggris, malam tersebut merupakan malam pembantaian, ketika seorang sopir truk membelokkan kendaraannya ke pejalan kaki ke Jembatan Westminter  yang merupakan jembatan Thames lainnya yang menewaskan empat orang, lalu sopir tersebut menikam sampai mati seorang polisi pada gerbang parlemen.

Hal ini memparah kejadian dari beberapa hari yang lalu karena pemboman pada bulan lalu yang menewaskan 22 orang pada sebuah konser musik di Mancester yang diklaim dilalukan oleh negara Islam




Tetapi bahkan dengan tingkat ancaman yang lebih rendah, dinas intelijen negara terus menilai bahwa kemungkinan serangan lain mungkin terjadi.

Saksi mata juga mengatakan sebuah van melalu dengan kecepatan 80 km/jam dan menaiki trotoar dan menabrak sekelompok orang yang sedang melintasi jembatan sungai Thames yang sedang berjalan kaki pada jam 10 malam.

Van tersebut akhirnya menabrak pagar pembatas dan orang awalnya mengira karena kecelakaan, sampai orang dalam mobil tersebut keluar.

Ketika orang keluar dari van langsung menusuk orang-orang yang ada di jembatan dengan pisau yang menuju Borough Market, merupakan tempat belanja dibawah lengkungan jembatan yang menarik penduduk lokal dan wisatawan dari seluruh dunia. Lalu polisi membunuh para penyerang tersebut dan mengakhiri penggerebekan tersebut.

Seorang saksi mata mengatakan terdengar banyak suara tembakan dan orang-orang pun melarikan diri dan petugas polisi berteriak-teriak menyruh orang agar pergi
Seorang bartender malah mengatakan dia salah sangka karena indikasi yang salah karena mendengar ada yang ditikam di dekat Jembatan London, lalu orang-orang pun bersembunyi di kolong-kolong meja, serta orang pun panik ketika ada suara tembakan dan melihat orang terluka yang dirawat oleh petugas darurat, ketika polisi juga menyuruh orang berlari.

Saksi lain mengatakan melihat tiga orang berlari dengan pisau dan berkata “ Ini untuk Allah”, dan menusuk seorang gadis sampai 10 -15 kali. Dan bebrapa orang menderita pendarahan di lehernya karena tenggorokannya dipotong.

Reaksi orang-orang adalah melempari barang-barang seperti kursi, botol, gelas, kursi pada penyerang untuk mengentikan para pengamuk tersebut.

Setelah bebrapa menit kemudian mobil polisi melaju ke Jembatan  London dan Borough Market dengan holikopter dan menutup jembatan dan memaksa masyrakat agar tidak memasuki area tersebut.

Akibatnya terjadi kekacauan di daerah tersebut yang biasanya ramai dikunjungi pengunjung khususnya pada Sabtu malam. Gambar dalam video juga menunjukkan orang-orang berlari dengan panik, dan anggota masyarakat dikawal oleh petugas

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *