Ubin keramik bahan bangunan hijau



Bisa dikatakan ubin keramik bahan bangunan hijau atau ramah lingkungan, alasannya bahan ini juga di daur ulang sehingga jarang ditemukan di tempat pembuangan sampah. Artinya bukan hanya keramik yang sudah digunakan dijadikan puing untuk dasar lantai rumah, tetapi memang dapat di daur ulang kembali menjadi keramik baru yang sama mutunya dengan keramik yang seratus persen baru. Produsen keramik mencoba mengefisienkan penggunaan energi dengan memproduksi juga keramik daur ulang.

Bahan keramik juga tidak mengandung bahan kimia yang membahayakan seperti zat yang beracun sehingga cukup kontras dengan bahan untuk lantai lainnya. Untuk perawatannya juga cukup sederhana dalam arti tidak memerlukan perawatan khusus seperti kayu, batu alam dan sebagainya.
Hal ini disebabkan bahan keramik dibuat dari tanah liat atau bahan alami.
Pembersihannya juga cukup gampang dengan air biasa atau pembersih lantai dengan sedikit deterjen lantai keramik anda akan bersih kembali.

Penggunaan keramik sudah sangat luas terutama untuk dekorasi indoor dan ourdoor seperti pada lantai rumah modern. Dalam hal ini para dekorator dengan mudah berkreasi karena keramik saat ini sudah tersedia dalam berbagai desain, warna dan tekstur sehingga mereka dengan mudah mengapresiasikan seperti apa yang mereka inginkan. Selain bahan hijau yang melekat pada keramik, suasana kehangatan juga dapat dibuat seperti bahan yang menyerupai kayu sehingga cukup sulit membedakan antara kayu dengan keramik kecuali setelah menginjak kedua bahan tersebut. Jelas keramik seperti dapat menggantikan nuansa kayu tanpa harus menebang pohon.
Harga keramik lantai juga sangat bersaing dalam bahan lantai lainnya.



Teknologi pembuatan keramik juga semakin hari semakin canggih dengan adanya Nanoteknologi yang membuat mutu keramik semakin baik terutama dalam ‘Nano Coating’ sehingga menghasilkan pelapisan yang benar-benar sempurna sehingga lebih tahan noda dengan pemeliharaan yang rendah.
Produsen keramik seakan-akan terus berlomba dengan produk mereka. Beberapa produsen keramik sudah menggunakan produk daur ulang hampir sebesar 70 persen sehingga bahan keramik sudah memproklamirkan diri sebagai bahan yang ramah lingkungan.
Mereka juga mengklaim energi yang dibutuhkan untuk memproses bahan daur ulang lebih sedikit. Untuk potongan-potongan keramik yang kecil mereka bisa membuat untuk mosaik dengan kualitas yang sama dengan yang baru.

Dengan kesadaran penggunaan effisien dalam penggunaan energi maka proses daur ulang disambut baik oleh industri keramik diseluruh dunia. Selain itu mengurangi debu yang merupakan salah satu limbah industri keramik jelas akan mengurangi polusi udara.
Jelas bahawa keramik merupakan salah satu bahan yang ramah lingkungan serta keuntungan desain, warna dan tekstur dapat dibuat tidak terbatas sehingga bahan keramik salah satu bahan yang selalu menjadi bahan untuk bangunan hijau

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *