Wonder woman 2017 film kontroversial

Gal Gadot

Gal Gadot yang membintangi film Wonder woman yang saat ini pemutaran film ini dilarang di Lebanon

Film yang kontroversial 2017 adalah Wonder woman, bukan karena isi cerita yang membuat menjadi bahan polemik tetapi yang membintangi film tersebut. Gal Gadot adalah aktris Israel yang memerankan film ini seperti film superhero lainnya seperti Superman, Batman dan lainnya.




Arti wonder women dalam bahasa Indonesia sebenarnya hanya menggambarkan tokoh fiktif yang superhero yang muncul dari buku komik, sama saja seperti tokoh komik lainnya seperti Superman, Spiderman, Batman dan tokoh superhero lainnya. Hanya saja Wonder women tokoh super heronya adalah perempuan.

Film ini didasarkan dari buku komik yang terbit pada tahun 1941 dimana sosok Wonder woman digambarrkan sosok pahlawan yang selalu melawan penjahat yang menggagalkan kejahatan sama seperti film-film superhero lainnya.

Film ini sendiri akhirnya dilarang pemutarannya di dalam negeri Lebanon akibat film ini dibintangi aktris cantik Israel Gal Gadot tersebut. Pelarangan film tersebut atas rekomendasi dari Direktorat Jendral Keamanan di Lebanon.

Rencananya distributor film tersebut akan diputar perdana secara serentak diseluruh bioskop di Beirut pada Rabu malam.
Pemutaran film ini akhirnya dibatalkan setelah menunggu keputusan dari pemerintah Lebanon.

Pembatalan pemutaran film ini berkaitan karena Gal Gadot selama ini pendukung yang vokal terhadap militer Israel yang selalu mengkritik Hamas, yang merupakan faksi yang terpilih secara demokratis di Gaza.

Pernah dalam suatu postingan di Facebook menulis”Saya mengirimkan cinta saya kepada semua warga Israel” yang ketika itu Israel menyerang Gaza pada tahun 2014.

“Hamas sebagai pengecut yang hanya berlindung dibalik anak-anak laki-laki dan perempuan yang mempertaruhkan nyawa untuk melindungi negara mereka, dan kami akan mengatasi” tulis Gal Gadot.




Perang Israel di Lebanon yang juga melibatkan Hizbullah telah membunuh 1200 orang, dan kebanyakan warga sipil Lebanon pada tahun 2006 sementara pihak Israel ada 160 orang yang tewas.

Akhirnya terjadi genjatan senjata dan dipantau oleh PBB, walau perang sudah reda masih ada sekitar satu juta orang yang mengungsi di Lebanon.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Khabarnya film ini diputar di bioskop-bioskop Indonesia malahan lebih awal dua hari dibandingkan di Amerika Serikat.

Related posts:

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *